JK Minta Aparat Segera Usut Tuntas Kasus Pembubaran Ibadah Kristen di Sukabumi

AKURAT.CO Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla (JK), menyesalkan insiden pembubaran kegiatan ibadah dan perusakan bangunan tempat beribadah yang terjadi di Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.
Dia pun meminta aparat untuk segera mengusut tuntas peristiwa tersebut, dan menindak secara tegas dan adil serta menyelesaikan akar masalahnya.
"Kami meminta kepada aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini secara adil, transparan, dan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku. Termasuk menyelesaikan akar masalahnya. Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa depan," ujar JK, Senin (30/6/2025).
Dia juga mengimbau masyarakat, untuk menahan diri dan tetap mengedepankan prinsip dialog dalam menyelesaikan masalah.
Baca Juga: Komisi I DPR Kecam Pembubaran Ibadah Kristen di Sukabumi: Ini Tindakan Biadab
Menurutnya, menjaga kerukunan dan saling menghormati antarumat beragama merupakan kunci penting dalam mewujudkan dan tetap menjaga persatuan bangsa.
Pihaknya pun berkomitmen untuk terus memperkuat persatuan, dan mendorong terciptanya kehidupan beragama yang rukun dan harmonis.
"Saya berharap semua pihak bisa menahan diri dan mengedepankan penyelesaian yang bermartabat demi menjaga persatuan bangsa," tegasnya.
Sebelumnya, video warga merusak rumah dan melarang kegiatan ibadah viral di media sosial. Di sana terekam massa merusak mobil, kaca, pintu, dan kursi rumah.
Peristiwa ini bermula ketika warga keberatan dengan aktivitas diduga ibadah di rumah singgah milik warga bernama Maria Veronica Ninna di Desa Tangkil. Dengan alasan, kegiatan itu dianggap tidak berizin dan tanpa koordinasi.
Ketegangan memuncak hingga terjadi pembubaran kegiatan dan perusakan beberapa bagian bangunan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






