Penerapan Sistem Halal Lebih Ketat Bisa Mendukung Target Pertumbuhan Ekonomi

AKURAT.CO Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin global dalam industri halal, tetapi saat ini masih berada di peringkat delapan dunia.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, dalam acara bertema Yakin Halal? Yuk Kupas Tuntas Bareng Ahlinya.
Menurutnya, konsep halal tidak hanya berlaku untuk umat muslim, tetapi juga untuk semua orang.
Baca Juga: Pilihan Wisatawan Muslim, Oleh-oleh Cokelat Bali Ini 100% Halal
Status halal saat ini menjadi simbol kebersihan, kesehatan dan kesejahteraan.
"Halal itu bukan hanya untuk muslim, halal untuk semua orang, halal adalah sivilisasi modern," ujar Haikal, saat bincang media yang digelar di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2025).
Haikal juga mencatat bahwa negara-negara seperti China dan Amerika Serikat telah menguasai industri halal global.
Baca Juga: Danone Indonesia Raih Top Halal Award 2024
Sementara Indonesia, meskipun memiliki populasi muslim terbesar, masih tertinggal.
Dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024 yang menjadikan sertifikasi halal wajib, Indonesia diharapkan dapat memimpin industri ini.
"Andaikata semua tertib halal, maka kita akan menjadi negara nomor satu di dunia," katanya.
Ia menambahkan, penerapan sistem halal yang lebih ketat juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto sebesar 8 persen.
"Halal untuk kita semua, halal for everybody," demikian Haikal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






