Emplasemen Bantaran Kali TPU Tanah Kusir Ditutup, Pengolahan Sampah Dialihkan ke TB Simatupang

AKURAT.CO Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jakarta mengalihkan pengelolaan sampah badan air ke fasilitas saringan sampah TB Simatupang, sebagai tindak lanjut penutupan emplasemen di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Fasilitas baru ini dinilai lebih representatif dan memiliki sistem pengolahan yang lebih optimal.
Kepala DLH Jakarta, Asep Kuswanto, memastikan pengalihan ini tidak akan mengganggu pelayanan, meski jarak tempuh pengangkutan sampah menjadi lebih jauh. Dia menegaskan, komitmen menjaga lingkungan tetap menjadi prioritas utama.
"Kami berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan, termasuk memastikan sampah yang diangkat dari sungai tidak kembali ke badan air. Sistem sekat di sungai tetap kami optimalkan untuk menahan sampah sebelum diangkut ke darat," kata Asep kepada wartawan di Jakarta Selatan, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Tempat Penampungan Sampah di Badan Sungai TPU Tanah Kusir Ditutup Permanen
Dia menjelaskan, emplasemen di TPU Tanah Kusir merupakan salah satu lokasi awal dalam sistem penanganan sampah badan air di Jakarta yang telah beroperasi sejak 2014.
Lokasi tersebut selama ini berfungsi sebagai tempat penampungan sementara sampah hasil pembersihan sungai dan waduk di wilayah Pesanggrahan, Kebayoran Baru, dan Kebayoran Lama.
"Emplasemen di TPU Tanah Kusir ini merupakan salah satu yang pertama digunakan dalam sistem penanganan sampah badan air di Jakarta," ujarnya.
Baca Juga: Prabowo Kumpulkan Menteri di Hambalang, Bahas Percepatan Pengolahan Sampah Jadi Energi
Dia menegaskan, sampah yang ditampung di emplasemen tersebut bukan berasal dari rumah tangga, melainkan murni hasil pembersihan sungai. Setelah dikumpulkan, sampah dipindahkan menggunakan alat berat ke mini dump truck untuk diangkut ke fasilitas pengolahan akhir di TB Simatupang maupun TPST Bantar Gebang.
Sebanyak enam unit mini dump truck dikerahkan untuk mendukung pengangkutan sampah dari lokasi tersebut. Asep memastikan, sistem pengelolaan tetap berjalan cepat tanpa penumpukan.
"Emplasemen ini sifatnya hanya sementara, seperti tempat penampungan sementara sampah di darat. Kami pastikan sampah yang masuk akan diselesaikan dalam waktu satu hari dan tidak menumpuk," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







