Apa Arti “14 Words” dan Siapa Brenton Tarrant? Tulisan di Senjata Mainan Tragedi SMAN 72 Kelapa Gading

AKURAT.CO Ditemukannya tulisan "14 Words" dan nama "Brenton Tarrant" pada senjata mainan di tragedi SMAN 72 Kelapa Gading menimbulkan pertanyaan besar.
Kedua elemen ini memiliki kaitan erat dengan ideologi ekstremisme sayap kanan dan kejahatan kebencian.
Memahami arti di balik simbol-simbol ini menjadi krusial untuk mengungkap potensi motif di balik insiden tersebut.
Arti "14 Words" dalam Konteks Ekstremisme
"14 Words" atau "Empat Belas Kata" adalah sebuah slogan supremasi kulit putih yang terkenal.
Slogan ini berasal dari teroris domestik Amerika, David Eden Lane, salah satu anggota pendiri kelompok yang kini telah bubar.
Slogan ini berbunyi: "We must secure the existence of our people and a future for white children" yang berarti "Kita harus mengamankan keberadaan rakyat kita dan masa depan untuk anak-anak kulit putih".
Slogan ini menjadi referensi yang sangat dikenal di kalangan supremasi kulit putih dan neo-Nazisme.
Siapa Brenton Tarrant?
Brenton Harrison Tarrant adalah seorang pria asal Australia yang lahir pada 27 Oktober 1990.
Ia didakwa sebagai pelaku penembakan masjid Christchurch pada tahun 2019.
Tarrant menembak mati 51 jemaah Muslim di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru.
Kejahatan ini direncanakan dengan sangat matang dan dilakukan dengan kekejaman yang tinggi.
Pada 27 Agustus 2020, hakim di Selandia Baru menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat kepada Brenton Tarrant.
Ini adalah hukuman terberat yang pernah dijatuhkan di Selandia Baru sejak negara tersebut menghapus hukuman mati untuk pembunuhan pada tahun 1961.
Hakim Cameron Mander menyatakan bahwa Tarrant sengaja pindah dari Australia ke Selandia Baru untuk menyerang komunitas Muslim dan tidak menunjukkan empati atau penyesalan terhadap korban-korbannya.
Simbol di Senjata Mainan Tragedi SMAN 72 Kelapa Gading
Dalam peristiwa ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading pada 7 November 2025, polisi menemukan senjata mainan jenis SS2-V4 buatan Pindad.
Pada senjata mainan tersebut terdapat tulisan "14 Words" dan nama Brenton Tarrant.
Kehadiran simbol-simbol ini mengindikasikan adanya kemungkinan kaitan dengan ideologi ekstremisme sayap kanan.
Penyelidikan lebih lanjut oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri sedang dilakukan untuk mendalami apakah insiden tersebut memiliki unsur terorisme.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









