Pramono Klaim Penanganan Banjir di Jakarta Kini Hanya Hitungan Jam

AKURAT.CO Gubernur Provinsi Jakarta, Pramono Anung, memastikan, penanganan banjir di ibu kota kini jauh lebih cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurutnya, genangan akibat hujan deras dapat surut hanya dalam beberapa jam.
“Kemarin pengalaman kami, penanganannya sekitar enam jam,” ujar Pramono di kawasan Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).
Pramono memaparkan bahwa banjir di Jakarta umumnya dipicu oleh tiga faktor utama, yakni banjir kiriman dari wilayah hulu, banjir lokal akibat curah hujan tinggi, serta air rob dari pesisir utara.
“Kalau tiga-tiganya terjadi bersamaan, permukaan air pasti akan naik seperti pada awal-awal pemerintahan saya,” katanya.
Namun, Pramono menegaskan Pemerintah Provinsi Jakarta kini telah memperkuat sistem pengendalian banjir secara signifikan.
Jumlah pompa air yang tersedia, baik portabel maupun stasioner, telah ditambah untuk mempercepat respons di lapangan.
Baca Juga: Presiden Prabowo Pimpin Ratas, Tegaskan Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dan UMKM
“Yang portabel lebih dari 600, yang stasioner juga lebih dari 600. Jadi pompanya sekarang sudah kami persiapkan,” jelasnya.
Dengan kesiapan armada pompa dan sistem penanganan yang lebih responsif, Pramono optimistis banjir di Jakarta dapat ditangani dengan lebih cepat, bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun.
“Mudah-mudahan kalau terjadi bersamaan antara banjir kiriman, banjir lokal, dan air rob, penanganannya tidak lebih dari satu hari,” tegasnya.
Pramono menambahkan, percepatan penanganan banjir merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jakarta untuk membangun kota yang tangguh terhadap bencana, sekaligus memberi rasa aman bagi warga setiap memasuki musim hujan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









