Industri Manufaktur Jadi Mesin Baru Pertumbuhan, Hilirisasi Mulai Berbuah Konkret

AKURAT.CO Industri pengolahan atau manufaktur RI mencatat lonjakan signifikan pada kuartal II-2025, tumbuh hingga 5,68%. Pertumbuhan tersebut jauh di atas rata-rata satu dekade terakhir.
Ekonom Senior Universitas Indonesia, Fithra Faisal Hastiadi, menilai salah satu pendorong moncernya kinerja sektor ini adalah program hilirisasi.
Misalnya saja, pada subsektor industri logam dasar konsisten tumbuh dua digit, sementara subsektor industri kimia menunjukkan anomali positif akibat ekspor fatty acid methyl ester ke AS sebelum tarif diberlakukan.
"Ini menunjukkan strategi hilirisasi mulai memberikan hasil konkret,” ujarnya dalam Media Briefing Optimisme Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026, di Jakarta, Kamis (11/12/2025).
Baca Juga: Hilirisasi 6 Komoditas Perkebunan Ini Punya Nilai Ekonomi Rp138 Triliun
Dirinya menambahkan, fenomena front-loading ekspor ke AS yang terjadi pada semester I-2025 turut memperkuat neraca dagang nasional. Indonesia membukukan surplus perdagangan yang konsisten di atas USD4 miliar sepanjang Mei hingga September.
Dari sisi domestik, stimulus pemerintah ikut memperkuat permintaan. Selain bansos dan subsidi energi, insentif transportasi sebesar Rp900 miliar terbukti mendorong lonjakan kinerja sektor jasa, pariwisata, hingga kuliner, yang tumbuh di atas 8%.
“Ini sektor-sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi kreatif kita. Dengan multiplier yang besar, mereka mampu menopang pertumbuhan saat sektor lain melambat,” kata Fithra.
Memasuki kuartal IV-2025, injeksi likuiditas pemerintah serta stimulus pariwisata diperkirakan memberi dorongan tambahan hingga 0,2% pada pertumbuhan ekonomi. Dengan demikian, target pertumbuhan 5,1–5,2% pada tahun ini dinilai masih sangat realistis.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 4ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 7Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag








