Profil Militer Yaman, Iran, Yordania, Lebanon, Mana Yang Lebih Aktif Dan Kuat?

AKURAT.CO Timur Tengah dikenal sebagai kawasan yang kompleks dan penuh ketegangan politik.
Negara-negara Yaman, Iran, Yordania dan Lebanon memiliki profil militer yang berbeda-beda.
Profil Militer Yaman, Iran, Yordania dan Lebanon
1. Militer Yaman
Yaman sedang mengalami perang saudara sejak tahun 2014, memiliki kekuatan militer yang terbagi antara Houthi yang didukung oleh Iran dan pemerintah Yaman yang didukung oleh koalisi Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.
Meskipun begitu, kekuatan militer Yaman sendiri tergolong lebih kecil dibandingkan dengan sebagian besar negara lain di wilayah tersebut, khususnya Israel.
Menurut data Global Fire Power, Yaman menempati peringkat ke-74 dari 145 negara yang tercatat dalam kemiliteran dunia.
Yaman memiliki anggaran pertahanan senilai $1 miliar dengan total personel militer sebanyak 45.000 terbagi menjadi pasukan angkatan udara, pasukan angkatan darat, dan angkatan laut.
Meskipun begitu, Yaman hanya unggul dalam dua aspek pada perbandingan kekuatan militer, yaitu natural resources dan geography (SINDOnews).
2. Militer Iran
Negara Iran, dengan angkatan bersenjata yang kuat dan besar, memiliki jumlah personel aktif sebesar 850.000, yang menjadikannya salah satu kekuatan militer terbesar di wilayah tersebut.
Iran juga merupakan negara dengan dukungan penuh terhadap beberapa kelompok militan di Timur Tengah, khususnya di wilayah Suriah, Irak, dan Lebanon.
Dengan dukungan militer yang solid, Iran memiliki pengaruh yang signifikan di wilayah tersebut.
Selain itu, Iran juga memiliki posisi strategis yang kuat di Teluk Persia, memungkinkannya untuk mengendalikan akses jalur perkapalan tersebut.
3. Militer Yordania
Yordania, negara di Timur Tengah, memiliki sekitar 120.000 personel militer aktif dan dikenal karena memberikan pelatihan yang ekstensif kepada pasukan keamanan beberapa negara Arab.
Meskipun jumlah personelnya lebih kecil daripada Yaman dan Iran, Yordania tetap memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas di kawasan tersebut.
4. Militer Lebanon
Lebanon, meskipun memiliki kekuatan militer yang lebih kecil dibandingkan dengan beberapa negara tetangganya, tetap memiliki posisi yang penting dalam geopolitik wilayah tersebut.
Selain militer resminya, Lebanon juga diwarnai oleh keberadaan kelompok militan seperti Hizbullah, yang memiliki pengaruh signifikan dalam dinamika politik dan militer di wilayah tersebut.
Lebanon juga sering menjadi pusat ketegangan antara kekuatan regional, seperti Iran dan Israel
Dalam sebuah perbandingan, terlihat bahwa kekuatan militer negara-negara di Timur Tengah saling berbeda di mana setiap negara memiliki posisi, pengaruh, dan kekuatan militer yang cukup berbeda.
Negara-negara tersebut juga memiliki peran yang berbeda dalam mengatur dinamika konflik dan geopolitik wilayah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian






