Akurat Logo

OJK Usut 15 Pialang Asuransi Ilegal, 4 Entitas Naik Penyidikan

Esha Tri Wahyuni | 6 November 2026, 07:50 WIB
OJK Usut 15 Pialang Asuransi Ilegal, 4 Entitas Naik Penyidikan
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono - AKURAT.CO/Esha Tri Wahyuni

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mendalami 15 entitas yang diduga menjalankan kegiatan pialang asuransi dan reasuransi tanpa izin. Dari jumlah tersebut, empat entitas telah masuk tahap penyidikan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya OJK memperkuat pengawasan terhadap industri perasuransian sekaligus menindak aktivitas usaha yang tidak memiliki izin resmi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono mengatakan, jumlah entitas yang tengah didalami masih berpotensi bertambah. Hal ini seiring dengan masuknya informasi dan data baru yang diterima regulator.

Baca Juga: OJK Siapkan Langkah Jaga Pasar Modal di Tengah Tekanan Global

"Seiring informasi data terakhir ada 4 entitas yang jalankan pialang asuransi tanpa izin yang sudah masuk penyidikan," ujar Ogi dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (5/11/2026).

OJK saat ini masih melakukan pendalaman terhadap 15 entitas tersebut. Penelusuran dilakukan untuk memastikan kegiatan usaha yang dijalankan sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku.

Aktivitas pialang asuransi tanpa izin menjadi perhatian karena perusahaan pialang memiliki peran dalam membantu masyarakat maupun perusahaan mendapatkan perlindungan asuransi sesuai kebutuhan.

Karena itu, legalitas dan pengawasan terhadap pelaku usaha menjadi aspek penting dalam menjaga kepercayaan konsumen.

Baca Juga: OJK Buka Suara soal MNC Bank, Nasabah Diminta Tak Terpancing Rumor

Di tengah upaya penertiban tersebut, OJK mencatat kinerja industri perasuransian, penjaminan, dan dana pensiun (PPDP) masih menunjukkan perkembangan positif pada sejumlah indikator.

Total aset industri asuransi per September 2026 tercatat mencapai Rp1.192 triliun atau tumbuh 0,98% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Dari jumlah tersebut, aset asuransi komersial mencapai Rp976 triliun, meningkat 1,90% yoy. Sementara itu, akumulasi pendapatan premi asuransi komersial tercatat sebesar Rp252,8 triliun atau tumbuh 2,61% yoy.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.