Akurat Logo

Ekonomi Ditarget 6 Persen, Menkeu Sua Ungkap Angka Investasi yang Dibutuhkan

Andi Syafriadi | 23 September 2026, 16:17 WIB
Ekonomi Ditarget 6 Persen, Menkeu Sua Ungkap Angka Investasi yang Dibutuhkan
Menteri Keuangan, Suahasil Nazara - AKURAT.CO/ANDOY

AKURAT.CO Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6% pada 2027. Namun, target tersebut tidak cukup hanya ditopang belanja pemerintah. Investasi harus tumbuh lebih tinggi, yakni sekitar 7%.

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan kebutuhan tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar pemerintah untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 6% tahun depan.

"Untuk tahun depan kita memperkirakan bahwa pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen, dengan investasi yang perlu tumbuh di sekitar 7 persen. Kalau bisa lebih. Ini menjadi PR yang sangat besar," kata Suahasil dalam ANTARA Business Forum 2026 di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Batam Catat Pertumbuhan Ekonomi 7,28 Persen pada Kuartal II 2026, Lampaui Kepri dan Nasional

Target tersebut menunjukkan adanya selisih antara kinerja investasi saat ini dengan kebutuhan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. Pada semester I 2026, pertumbuhan investasi tercatat 6,87%.

Dengan demikian, laju investasi masih perlu diperkuat agar dapat mencapai kisaran 7% yang dibutuhkan pemerintah pada 2027.

Lebih lanjut, Suahasil menjelaskan bahwa pemerintah tidak dapat mengandalkan belanja negara sebagai satu-satunya sumber pertumbuhan. Kapasitas ekonomi perlu diperbesar melalui sinergi antara pemerintah, badan usaha milik negara, Danantara, dan sektor swasta.

Menurut Menkeu Sua, APBN memiliki fungsi sebagai "fiscal enabler", yakni menciptakan kondisi yang memungkinkan kegiatan ekonomi dan investasi berkembang.

Baca Juga: Magang Nasional Jadi Strategi Pemerintah Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Belanja negara akan diarahkan ke sektor-sektor yang memiliki dampak lebih luas terhadap perekonomian. Pada saat yang sama, kebijakan perpajakan dapat digunakan untuk memberikan insentif bagi kegiatan yang mendorong konsumsi, investasi, maupun daya saing.

"Berbagai macam elemen di dalam pembangunan kita harus bersinergi, harus bekerja sama," ujar Suahasil.

Kerangka tersebut sejalan dengan desain RAPBN 2027. Pemerintah menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6% dengan belanja negara Rp4.097,2 triliun dan pendapatan negara Rp3.426 triliun.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.