DPR: Beban Utang dan Impor Energi Jadi Tantangan Fiskal Indonesia di Semester I 2026

AKURAT.CO Anggota Komisi XI DPR RI, Kamrussamad, menilai, kondisi fiskal Indonesia pada semester pertama 2026 masih menghadapi tantangan berat.
Selain tekanan ekonomi global, tingginya beban pembayaran utang dan ketergantungan impor energi dinilai mempersempit ruang fiskal pemerintah untuk membiayai investasi produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi.
Menurut Kamrussamad, evaluasi terhadap kinerja ekonomi semester pertama menjadi penting menjelang pengumuman pertumbuhan ekonomi kuartal II 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal Agustus mendatang.
Ia menjelaskan, tantangan pertama berasal dari faktor eksternal, terutama kenaikan harga energi dunia.
Indonesia masih bergantung pada impor minyak mentah karena kebutuhan nasional mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik baru sekitar 615 ribu barel per hari.
"Ketergantungan impor energi masih sangat besar sehingga membuat perekonomian kita rentan terhadap gejolak harga minyak dunia," kata Kamrussamad, Sabtu (11/7/2026).
Di sisi penerimaan negara, Kamrussamad menilai kualitas pendapatan pemerintah belum sepenuhnya ditopang oleh pertumbuhan ekonomi baru.
Berdasarkan hasil pengawasan DPR, ditemukan adanya upaya sejumlah kantor pelayanan pajak mempercepat pembayaran pajak yang seharusnya jatuh tempo pada tahun berikutnya demi mengejar target penerimaan.
Sementara dari sisi belanja, ia menjelaskan APBN 2026 ditopang oleh 10 Instruksi Presiden (Inpres) dengan nilai sekitar Rp182 triliun.
Anggaran tersebut dialokasikan untuk mempercepat berbagai program prioritas, mulai dari pembangunan desa, ketahanan pangan dan energi, pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur.
Baca Juga: Defisit APBN Hanya 0,7 Persen PDB, Pemerintah Pastikan Ruang Fiskal Kuat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









