IHSG Menguat Tipis ke 6.769,2 di Sesi Awal, Analis Waspadai Koreksi

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tipis pada sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (2/5/2025), dengan kenaikan sebesar 2,47 poin atau 0,04% ke level 6.769,2. Sepanjang awal sesi, IHSG terpantau bergerak di zona hijau dalam rentang 6.794 hingga 6.811.
Berdasarkan data dari RTI, hingga menit-menit awal perdagangan, tercatat 855,4 juta saham berpindah tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp918,08 miliar. Frekuensi transaksi mencapai 57.010 kali. Dari total saham yang diperdagangkan, 240 saham mengalami kenaikan harga, 139 saham melemah, dan 216 lainnya stagnan.
Lima saham yang mencatatkan kenaikan tertinggi atau masuk daftar top gainers hari ini antara lain adalah PT Eratex Djaja Tbk (ERTX) yang melonjak hingga 17%, disusul PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) dengan kenaikan 13,6%, dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) yang menguat 9,6%. Dua saham lain yang turut memimpin penguatan adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dengan kenaikan 7,4% dan PT Indosat Tbk (ISAT) yang naik 6,5%.
Baca Juga: IHSG Berpeluang Menguat, Meski Tekanan Asing dan Tren Bearish Masih Membayangi
Dikutip dari laman Investor, Jumat (2/5/2025), analis dari Reliance Sekuritas memberikan pandangan hati-hati terhadap pergerakan indeks hari ini, meski IHSG sempat bergerak di zona positif.
Menurut analisis teknikal, pola candle IHSG menunjukkan bentuk white spinning top dan masih bertahan di atas garis rata-rata pergerakan (moving average) lima dan dua puluh hari. Namun, indikator Stochastic menunjukkan sinyal golden cross di area overbought yang mengindikasikan potensi koreksi jangka pendek.
“Dengan mempertimbangkan posisi teknikal saat ini, kami memperkirakan IHSG berpeluang mengalami pelemahan dan bergerak dalam kisaran support 6.707 hingga resistance 6.819,” tulis Reliance Sekuritas dalam riset hariannya, Jumat (2/5/2025).
Dalam rangka menghadapi kondisi pasar hari ini, Reliance Sekuritas merekomendasikan saham-saham yang dinilai memiliki prospek positif, yakni PT HM Sampoerna Tbk (HMSP), PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Timah Tbk (TINS).
Baca Juga: IHSG Naik 1,43 Persen, Analis Prediksi Masih Bisa Menguat Lebih Lanjut
Pergerakan pasar hari ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor teknikal dan sentimen global yang masih penuh ketidakpastian. Pelaku pasar diimbau untuk tetap mencermati dinamika pasar secara seksama, terutama menjelang rilis data-data ekonomi penting yang bisa berdampak pada volatilitas pasar keuangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 8Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif, Berharap Dukungan Penuh Pemerintah dalam Pemberantasan Korupsi
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok






