Profil PLTA Jatigede, Diinisiasi Soekarno, Digroundbreaking Jokowi, Diresmikan Prabowo
Camelia Rosa | 20 Januari 2025, 14:48 WIB

AKURAT.CO Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan 37 proyek ketenagalistrikan yang berlokasi di 18 provinsi. Salah satu proyek yang diresmikan tersebut yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede di Sumedang, Jawa Barat.
"Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada pagi hari ini tanggal Januari saya Presiden Republik Indonesia meresmikan proyek strategis ketenagalistrikan 28 provinsi," ujarnya, Senin (20/1/2025).
Adapun peresmian ini ditandai dengan penekanan sirine oleh Prabowo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggono, serta Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo.
Baca Juga: Bagaimana Cara Bendungan dapat Menghasilkan Energi Listrik? Simak Prinsip Kerja PLTA Berikut!
Sebagai informasi, PLTA yang diresmikan Presiden ke 8 ini sejatinya telah diinisiasi sejak zaman Presiden Soekarno. Kemudian telah dilakukan grounbreaking oleh pemerintahan Joko Widodo pada 2015 lantaran menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).
PLTA yang memiliki kapasitas sebesar 110 megawatt (MW) ini merupakan komitmen PLN menghadirkan listrik bersih kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT).
PLTA Jatigede memanfaatkan air dari Bendungan Jatigede yang dimiliki oleh Kementerian PUPR. PLN juga membangun Bendungan Karedok sebagai pengganti sumber irigasi yang telah digunakan oleh PLTA Jatigede.
Selain itu, bendungan ini juga berfungsi sebagai pengendali volume air keluaran PLTA Jatigede sekaligus sebagai pengendali banjir. Pembangunan PLTA Jatigede dapat dimanfaatkan oleh masyarakat di sekitar wilayah Majalengka, Indramayu, Subang, dan Kabupaten Bandung.
PLTA Jatigede akan menyalurkan listrik melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) Jatigede Incomer Line 1 menuju Gardu Induk 150 kV New Kadipaten dan SUTT 150 kV Jatigede Incomer Line 2 menuju Gardu Induk 150 kV New Sunyaragi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








