Terbongkar! Sederet Modus Terbaru Penipuan Mengatasnamakan Shopee yang Wajib Kamu Tahu

AKURAT.CO Penipuan online yang mengatasnamakan Shopee semakin marak terjadi, memanfaatkan kelalaian pengguna dan iming-iming hadiah menarik.
Untuk melindungi diri dari kerugian finansial dan penyalahgunaan data pribadi, penting bagi setiap pengguna untuk mengenali berbagai modus penipuan yang ada.
Dengan memahami ciri-ciri dan taktik yang digunakan penipu, Anda dapat berbelanja online dengan aman dan nyaman di Shopee.
Modus Penipuan yang Mengatasnamakan Shopee
Penipu memiliki beragam cara untuk mengelabui korban, seringkali dengan menyamar sebagai pihak resmi atau menawarkan imbalan yang menggiurkan.
1. Pura-pura Jadi Customer Service atau Afiliasi Shopee: Penipu seringkali berpura-pura menjadi perwakilan Customer Service (CS) atau afiliasi Shopee untuk menghubungi korban.
Modus ini bisa dilakukan melalui telepon, SMS, atau pesan di media sosial, dengan tujuan mendapatkan informasi pribadi atau kode verifikasi.
2. Pengiriman Tautan (Link) Berbahaya: Penipu sering mengirimkan tautan mencurigakan melalui SMS, WhatsApp, surel, atau media sosial tidak resmi.
Tautan ini biasanya mengarahkan ke situs palsu yang didesain menyerupai situs resmi Shopee, kemudian meminta pengguna untuk mengisi data pribadi seperti nama akun, kata sandi, kode OTP, atau PIN ShopeePay.
3. Penipuan Kode OTP: Modus penipuan kode OTP terjadi ketika penipu berpura-pura sebagai pihak Shopee dan meminta kode verifikasi melalui SMS atau cara lain. Penting untuk diingat bahwa Shopee tidak akan pernah meminta kode OTP, PIN, atau kata sandi Anda untuk alasan apa pun.
4. Undian Berhadiah Palsu: Ciri umum penipuan undian berhadiah Shopee adalah melalui SMS dari nomor telepon yang mencurigakan.
Pelaku akan mengklaim bahwa pengguna memenangkan hadiah tertentu, seperti uang tunai puluhan hingga ratusan juta rupiah, perangkat elektronik mewah, atau kendaraan.
Untuk mendapatkan hadiah tersebut, biasanya akan diminta biaya di awal dengan alasan pendaftaran atau verifikasi.
5. Penipuan Melalui Telepon: Penipuan lewat telepon biasanya dilakukan oleh nomor tak dikenal yang mengaku dari Shopee atau lembaga lain, memberitahukan bahwa pengguna memenangkan hadiah atau ada masalah teknis pada akun yang perlu segera diselesaikan.
Penipu akan mendesak korban untuk segera memberikan informasi sensitif seperti nomor kartu kredit, ATM, atau kode OTP.
6. Pesan Instagram atau WhatsApp Mencurigakan: Penipuan juga terjadi melalui pesan Instagram dari akun tidak resmi atau pesan WhatsApp yang mengatasnamakan "Tim Data Shopee" atau "Tim Undian Shopee". Tujuan modus ini adalah sama, yaitu untuk meminta data pribadi atau kode OTP.
Cara Mengenali Ciri-ciri Penipuan Shopee
Mengenali ciri-ciri penipuan dapat membantu Anda terhindar dari kerugian.
1. Hadiah Menarik dan Intimidasi: Penipu sering memanfaatkan perasaan korban, seperti rasa penasaran, serakah, atau takut, dengan menawarkan hadiah yang sangat menarik dan memberikan tekanan agar korban segera mengikuti instruksi.
2. Batas Waktu Singkat: Penjahat sengaja memberikan batas waktu yang singkat untuk membuat korban terburu-buru dan tidak sempat berpikir jernih.
3. Desain Pesan Amatir: Pesan penipuan seringkali mengandung kesalahan ejaan atau mengganti huruf dengan angka untuk menghindari filter spam.
4. Meminta Biaya di Awal: Modus penipuan yang populer adalah meminta biaya di awal dengan alasan pendaftaran atau verifikasi untuk mendapatkan hadiah atau layanan.
5. Mencari Basis Data: Pelaku penipuan sering mengadakan survei atau meminta korban mengisi formulir dengan dalih urusan administrasi untuk mendapatkan hadiah, padahal tujuannya adalah untuk mengumpulkan data pribadi.
Cara Menghindari Penipuan di Shopee
Untuk menjaga keamanan akun dan data pribadi Anda, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan.
1. Jangan Berikan Kata Sandi atau Kode OTP: Jangan pernah memberikan kata sandi atau kode verifikasi (OTP) kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku dari Shopee. Shopee tidak akan pernah meminta informasi ini.
2. Verifikasi Akun Resmi: Shopee hanya akan menghubungi Anda melalui akun resmi mereka atau melalui notifikasi di aplikasi Shopee. Waspada terhadap pesan dari nomor pribadi atau akun media sosial tidak resmi.
3. Hindari Mengklik Tautan Mencurigakan: Jangan mengklik tautan apa pun yang berasal dari SMS atau sumber yang mencurigakan.
Pastikan alamat situs yang Anda kunjungi adalah shopee.co.id. Alamat situs palsu sering menggunakan domain mencurigakan atau penyingkat alamat situs seperti bit.ly.
4. Gunakan Fitur Chat: Manfaatkan fitur chat untuk bertanya langsung kepada penjual mengenai produk sebelum membeli. Penjual yang responsif dan informatif umumnya lebih terpercaya.
5. Hindari Transaksi di Luar Shopee: Jangan pernah melakukan transaksi di luar platform Shopee, karena transaksi tersebut tidak dilindungi oleh garansi Shopee.
6. Aktifkan Fitur Keamanan: Aktifkan verifikasi dua langkah (2FA) dan gunakan kata sandi yang kuat untuk akun Anda. Hindari menggunakan kata sandi atau PIN yang sama di berbagai platform.
Jika Anda menemukan penjual atau pembeli yang mencurigakan, segera laporkan ke Shopee melalui fitur "Laporkan Pengguna". Anda juga dapat melaporkan penipuan melalui call center Shopee di nomor 021-39500300. Layanan Customer Service Shopee beroperasi 24 jam sehari, Senin hingga Minggu.
Itulah beberapa modus, cara menghindari dan cara mengenali penipuan mengatasnamakan Shopee.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








