Pakar Keamanan Ungkap Bahaya Berbagi Pengisi Daya iPhone

AKURAT.CO Seorang pakar keamanan siber Amerika Utara, Ryan Montgomery, memperingatkan bahaya menggunakan kabel pengisi daya iPhone yang tidak Anda beli sendiri.
Menurutnya, kabel pengisi daya yang terlihat biasa saja dapat dimanipulasi oleh peretas untuk mencuri data Anda melalui metode yang dikenal sebagai 'juice jacking'.
Melalui sebuah video di Instagram, Ryan menunjukkan bagaimana kabel pengisi daya yang telah dimodifikasi dapat digunakan untuk mengakses perangkat korban.
"Ini adalah kabel yang berfungsi penuh, Anda masih dapat mengisi daya ponsel dengannya," ungkapnya, dikutip dari Metro.co.uk, Minggu (15/12/2024).
Kabel yang disebut sebagai 'kabel OMG' ini memuat malware tersembunyi yang dapat mencuri data dengan menangkap penekanan tombol, membobol kata sandi, hingga mengunci perangkat korban.
Kabel ini awalnya dirancang untuk membantu tim keamanan siber menguji kelemahan sistem, tetapi bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
Ryan menyarankan pengguna iPhone untuk selalu membawa kabel pengisi daya sendiri, hanya mengisi daya melalui stopkontak listrik, atau menggunakan baterai portabel dari toko resmi.
Ia juga merekomendasikan penggunaan pemblokir data USB, yang dikenal sebagai 'kondom USB' untuk melindungi perangkat dari malware.
Stasiun pengisian daya publik seperti di hotel, bandara, hingga transportasi umum juga dianggap berisiko. Beberapa ahli bahkan memperingatkan agar tidak menggunakan kabel yang dibagikan secara gratis oleh promotor karena mudah dimanipulasi.
Hal ini penting untuk melindungi data pribadi Anda dari ancaman peretasan yang semakin canggih. Jangan pernah menggunakan kabel pengisi daya yang bukan milik Anda demi keamanan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







