Bawaslu Diminta Usut Dugaan Jual Beli Suara Pileg DPRD DKI Jakarta

AKURAT.CO Kelompok Aksi Bela Suara Indonesia Timur (ABSIT) mendesak Bawaslu mengusut dugaan praktik jual beli suara pada Pemilihan Legislatif DPRD DKI Jakarta, khususnya Dapil Jakarta Utara.
Demikian dikatakan Koordinator Aksi ABSIT, Tegar, saat menyambangi Gedung Bawaslu, Jakarta, pada Kamis (18/7/2024).
"Diduga telah terjadi praktik jual beli suara menjual suara rakyat, khususnya di Tanjung Priok," ujarnya.
Baca Juga: Kritik Islam Atas Konsep Moderasi Beragama
Tegar menjelaskan, cara curang untuk dapat menduduki kursi parlemen Kebon Sirih itu terendus, setelah KPUD Jakut mengganti hasil perolehan suara salah satu calon anggota legislatif (caleg) asal Papua yang maju melalui Dapil Jakut.
"Suara teman-teman kita dari Indonesia Timur perlu dikawal," katanya.
Oleh karena itu, menurut Tegar, Bawaslu mesti turun tangan menyelesaikan dugaan pelanggaran yang terjadi pada Pileg DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: OPM Terus Berulah, DPR Desak Pemerintah Jamin Stabilitas Keamanan di Papua
"Kembalikan suara-suara yang diduga sudah diperjualbelikan KPU DKI dan KPU Jakarta Utara," tandasnya, dikutip Jumat (19/7/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








