AKURAT.CO Keppres pemberhentian Ketua KPK nonaktif, Firli Bahuri sudah siap dan tinggal diteken Presiden Jokowi. Draf Keppres telah disiapkan Mensesneg Pratikno untuk selanjutnya diserahkan kepada Presiden Jokowi, setibanya di Jakarta selepas melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Utara.
Koordinator Stafsus Presiden, Ari Dwipayana menyebutkan, Istana telah menerima surat dari Dewas KPK yang menjatuhkan sanksi berat kepada Firli berupa permintaan pengunduran diri. Sebelumnya, Firli juga telah mengajukan permohonan berhenti namun tidak diproses Istana karena tidak memenuhi aturan pemberhentian dalam UU KPK.
"Saat ini rancangan keppres pemberhentian Bapak Firli Bahuri telah disiapkan oleh Kemensetneg dan akan disampaikan ke presiden malam ini, setelah presiden kembali ke Jakarta dari kunjungan kerja di Sulawesi Utara," kata Ari, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (28/12/2023).
Baca Juga: Sanksi Etik Firli Sudah Harga Mati
Firli dijatuhkan sanksi etik berat oleh Dewas KPK dan menjadi pimpinan pertama badan antikorupsi yang diminta mengundurkan diri karena berbuat tak patut. Firli terbukti berkomunikasi dengan pihak yang berperkara, yakni Syahrul Yasin Limpo (SYL), dan menyembunyikan harta kekayaan dari LHKPN.
Firli yang juga menyandang status tersangka dan pemerasan tak menghadiri sidang pemeriksaan dewas termasuk pembacaan putusan. Dewas secara bulat memutus Firli gagal menjadi teladan dalam menjalani tugas sebagai Ketua KPK.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








