Astagatra RI Jajaki Kerja Sama Pariwisata dan Perdagangan dengan Uzbekistan

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Pusat Astagatra RI melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Uzbekistan di Jakarta untuk menjajaki peluang kerja sama bilateral di bidang pariwisata, perdagangan, dan investasi pada Jumat (2/10/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin Ketua Umum Astagatra RI, Rizky Sembada, didampingi Wakil Ketua Umum Bidang Hukum Muhammad Anwar serta sejumlah pengurus DPP. Rombongan diterima langsung oleh Duta Besar Uzbekistan bersama konsul pariwisata dan konsul investasi.
Pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu membahas sejumlah peluang kerja sama, antara lain pengembangan paket umrah plus Uzbekistan dengan dukungan penerbangan berbiaya terjangkau, serta peluang ekspor-impor komoditas antara Indonesia dan Uzbekistan.
Baca Juga: DPR Sentil Wacana Audit Forensik Dana Haji, Minta Penghitungan Biaya Transparan
Kedua pihak juga membahas peluang promosi pariwisata silang atau cross-selling. Astagatra RI menyatakan komitmennya untuk membantu memperkenalkan destinasi wisata Uzbekistan kepada masyarakat Indonesia. Sebaliknya, organisasi tersebut berharap dapat bekerja sama dengan pelaku usaha dan agen perjalanan Uzbekistan untuk mempromosikan destinasi wisata Indonesia.
Ketua Umum Astagatra RI Rizky Sembada mengatakan, penjajakan kerja sama tersebut akan ditindaklanjuti melalui kunjungan delegasi ke Uzbekistan. Kunjungan itu direncanakan untuk melakukan observasi peluang bisnis dan investasi secara langsung.
“Kegiatan-kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan dalam rangka membantu program pemerintah dalam mendapatkan devisa negara melalui pariwisata, serta membantu para anggota Astagatra RI dalam pengembangan usaha dan penguatan ekonomi keumatan,” ujar Rizky.
Ia menegaskan, pertemuan dengan Kedutaan Besar Uzbekistan bukan sekadar komunikasi awal. Astagatra RI berencana menjajaki peluang kerja sama dengan pengusaha dan pelaku industri pariwisata di negara tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Astagatra RI Bidang Hukum Muhammad Anwar mengajak para pengusaha di sektor pariwisata serta penyelenggara perjalanan haji dan umrah untuk bergabung dengan organisasi tersebut.
Baca Juga: Eks Staf Himpuh Ungkap Uang Fee Kuota Haji Disimpan di Apartemen
Menurut Anwar, Astagatra RI dibentuk sebagai wadah bagi pelaku usaha di bidang haji, umrah, dan pariwisata halal. Organisasi itu juga berkomitmen menjalin kerja sama dengan kementerian terkait untuk mendorong pengembangan usaha dan penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pengusaha ekosistem pariwisata dan penyelenggara travel haji umrah di Republik Indonesia untuk tidak ragu-ragu bergabung bersama Astagatra RI,” kata Anwar.
Melalui penjajakan tersebut, Astagatra RI berharap kerja sama Indonesia dan Uzbekistan dapat membuka peluang usaha baru, memperluas promosi destinasi wisata, serta mendukung peningkatan devisa negara dari sektor pariwisata.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 2Setelah 'Cabut' dari Timnas Portugal, Masa Depan Cristiano Ronaldo dalam Ketidakpastian
- 3Prediksi Belgia vs Turki 3 Oktober 2026: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 4Asian Games: Indonesia Berpeluang Raih 5 Emas Besok, Padel Salah Satunya!
- 5Trump Siapkan Tambahan 10.000 Pasukan AS ke Timur Tengah, Senator Desak Kongres Hentikan Dana Perang Iran
- 6Moto3 Jepang: Tanpa Alasan! Hiroshi Aoyama Tuntut Veda Ega Pratama dan Zen Mitani All Out di 'Kandang'
- 7Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Dokumen Pendidikan Gibran Dilaporkan ke Bareskrim, Keaslian Syarat Cawapres 2024 Jadi Sorotan
- 9Hanya Kompromi Politik, Fahri Hamzah Tantang DPR Tetapkan Ambang Batas Parlemen Nol atau 20 Persen
- 10Marc Marquez Dibayangi 'Kutukan' Mandalika Jelang Tampil di MotoGP Indonesia



