MUI Usul Masa Tinggal Jemaah Haji Cukup 20 Hari demi Tekan Biaya

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendukung pemangkasan masa tinggal jemaah haji Indonesia di Arab Saudi untuk menekan beban biaya.
Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis, menyatakan masa tinggal selama 20 hari dinilai sudah cukup.
"Saya setuju, malah bisa kurang dari 30 hari. Seperti 20 hari itu sudah cukup," kata Cholil, dikutip dari keterangan media, Selasa (20/5/2025).
Menurutnya, efisiensi waktu akan berdampak langsung pada pengurangan biaya, terutama untuk akomodasi dan konsumsi. "Biaya pemondokan dan biaya konsumsi jamaah (berkurang)," tambahnya.
Sikap serupa disampaikan oleh Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas. Ia menilai masa tinggal selama ini, yang mencapai sekitar 40 hari, terlalu lama dan turut memicu membengkaknya biaya penyelenggaraan haji.
"Saya rasa sangat layak untuk dipertimbangkan karena masa tinggal jamaah haji selama ini cukup lama sekitar 40 hari. Akibatnya biaya hajinya tentu saja akan membengkak," ujar Anwar.
Baca Juga: Puan Dorong Layanan Haji Inklusif: Lansia Harus Bisa Beribadah dengan Tenang, Aman, dan Bermartabat
Anwar juga menyoroti faktor keterbatasan kapasitas bandara di Jeddah dan Madinah sebagai penyebab lamanya masa tinggal. Ia menyarankan agar Bandara Taif dipertimbangkan sebagai alternatif pendaratan jemaah Indonesia bila perluasan kapasitas belum memungkinkan.
Sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, juga mengusulkan pemangkasan masa tinggal menjadi 30 hari. Usulan ini disampaikan saat menanggapi rencana Presiden Prabowo Subianto membangun "Kampung Haji" di Arab Saudi untuk menekan biaya akomodasi tahunan.
"Kalau kita punya hotel, maka akan bisa dihindari MoU atau harga-harga yang naik setiap tahun," kata Marwan di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (19/5).
Namun, Marwan juga menyebut bahwa masa tinggal 40 hari merupakan ketentuan Kerajaan Saudi untuk negara dengan jumlah jemaah di atas 100 ribu, termasuk Indonesia, karena terbatasnya slot penerbangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









