Jamaah Islamiyah Membubarkan Diri, Sebut Alasannya Murni karena Ini

AKURAT.CO Bubarnya Jamaah Islamiyah (JI) mendapatkan perhatian khusus dari masyarakat Indonesia. Lantas, apa yang melatarbelakangi Jamaah Islamiyah bubar ini?
Ustaz Siswanto, selaku mantan Sekretaris Mantiqi II JI menyebut dasar yang paling penting dari membubarkan diri JI adalah karena ilmu.
"Karena ilmu tadi itu," kata Siswanto, dalam keterangan tertulis, Rabu (17/6/2024).
Aksi membubarkan diri ini, kata Siswanto, bukanlah kamuflase atau bersifat transaksional. Hal itu ditunjukkan dengan upaya membangun trust dengan pemerintah.
"Kalau untuk membangun trust, bukan hanya DPO yang kami pertemukan kepada aparat negara, sudah dilakukan. Bahkan, barang-barang konflik (sisa) di Ambon, Poso sudah kita serahkan," kata dia.
Siswanto menyebut tak ada keuntungan duniawi apa pun kecuali karena ketulusan ingin mengakhiri sesuatu yang tidak jelas-jelas pangkal ujungnya.
Ia juga meminta maaf atas tindakan yang pernah dilakukan yang bertentangan dengan moral itu.
"Dengan berlapang dada dan rendah hati, kami mengatakan mohon meminta maaf kepada negara karena tanggung jawab moral ini," ungkap pria yang pernah dibui tiga tahun penjara karena dianggap ikut terlibat gerakan teroris itu.
"Kami minta maaf kepada negara karena disibukkan untuk sesuatu yang kemudian ya ibaratnya salah paham itu sendiri kan tercipta kondisi oleh satu keadaan yang seperti ini yang begitu sengkarutnya," kata Siswanto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








