AKURAT.CO Orang tua yang mampu mengenali gejala menurunnya penglihatan anak sejak dini dapat membantu mencegah kemungkinannya lebih besar di kemudian hari.
“Orang tua sering bertanya kepada saya apakah duduk lebih dekat ke papan tulis, atau melakukan latihan mata, atau menghindari membaca dalam gelap akan membantu meningkatkan kesehatan mata. Tidak ada bukti kuat yang mendukung hal ini,” jelas Dokter Christina Weng di Baylor, Amerika Serikat.
Baca Juga: Ada Cara Lebih Efisien Hilangkan Mata Minus Anak selain Lasik
Namun, dirinya mengatakan ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk mencegah mata minus pada anak diantaranya:
- Segera atasi masalah penglihatan dengan dokter mata
- Kunjungi dokter mata secara teratur, karena ini mungkin satu-satunya cara untuk mendeteksi beberapa kondisi
- Selalu kenakan pelindung mata selama aktivitas yang berisiko yang dapat menyebabkan cedera mata.
Weng juga merekomendasikan beberapa praktik terbaik lainnya untuk membantu mencegah miopia, atau rabun jauh, yang katanya merupakan epidemi global di antara populasi yang lebih muda.
“Miopia dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terhadap masalah yang mengancam penglihatan seperti ablasi retina, dan penelitian sedang dilakukan secara aktif untuk menemukan cara pencegahan yang efektif," kata Weng.
"Ada bukti bahwa mengurangi dan mengambil waktu istirahat dari pekerjaan jarak dekat (misalnya, membaca di ponsel atau tablet) dan menghabiskan waktu di luar ruangan dapat membantu dalam mengekang perkembangan miopia pada anak-anak dan remaja."
Baca Juga: Himpunan Dokter Mata Imbau Masyarakat Tak Percayai Klaim Kacamata Ion
Jika seorang anak menunjukkan tanda-tanda mata minus, Weng menyarankan untuk membawanya ke dokter mata untuk pemeriksaan mata secara lengkap.
Semakin cepat masalah mata terdeteksi, semakin baik peluang untuk menyelamatkan atau memertahankan penglihatan yang baik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








