Mengenal Hantavirus: Gejala, Penularan, dan Pencegahannya

AKURAT.CO Kabar soal dugaan hantavirus belakangan ini membuat banyak orang penasaran dengan penyakit langka tersebut.
Meski kasusnya jarang, hantavirus tetap perlu diwaspadai karena bisa berdampak serius pada paru-paru.
Baca Juga: Apa Itu Hantavirus? Virus yang Diduga Picu Kematian di Kapal Pesiar Mewah
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), jumlah kasus hantavirus memang tidak banyak, tetapi risikonya tetap ada, terutama jika seseorang terpapar hewan pengerat.
Apa Itu Hantavirus?
Hantavirus adalah virus yang dibawa oleh tikus dan hewan pengerat lainnya. Penularan terjadi saat seseorang menghirup partikel virus dari urin, kotoran, atau sarang tikus yang terkontaminasi.
Cara Penularan Hantavirus
Umumnya terjadi saat:
- Menghirup debu dari kotoran tikus kering
- Membersihkan gudang, loteng, atau tempat lama yang kotor
- Menyentuh benda terkontaminasi lalu menyentuh wajah
Gigitan tikus juga bisa menularkan, tetapi jarang terjadi.
Gejala yang Muncul
Gejala awal sering mirip flu, seperti:
- Demam dan lemas
- Nyeri otot dan sakit kepala
- Mual atau muntah
Dalam kondisi serius, bisa berkembang menjadi gangguan paru-paru dengan gejala batuk dan sesak napas.
Baca Juga: 3 Penumpang Kapal Pesiar Tewas, Kenali Fakta Hantavirus dan Cara Penularannya
Apakah Berbahaya?
Hantavirus bisa berakibat fatal jika tidak ditangani, terutama saat sudah menyerang pernapasan. Namun, penyakit ini tergolong langka.
Cara Mencegah Hantavirus
Pencegahan utama adalah menghindari paparan tikus:
- Tutup celah masuk tikus di rumah
- Simpan makanan dengan rapat
- Jaga kebersihan lingkungan
- Gunakan masker dan sarung tangan saat membersihkan area kotor
Jika mengalami gejala setelah terpapar tikus, segera periksakan diri ke dokter, terutama jika muncul sesak napas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








