Wisata Medis ke Malaysia Makin Diminati, Ini Alasannya

AKURAT.CO - Wisata Medis (medical tourism) di Malaysia merupakan hal yang digandrungi oleh WNI.
Apalagi, fasilitas medis di Malaysia juga menggunakan teknologi canggih sekaligus memiliki spot-spot plesiran yang tepat untuk healing sejenak.
Selain itu, Malaysia menawarkan kedekatan dan aksesibilitas tinggi bagi masyarakat Indonesia melalui penerbangan jarak pendek, jalur darat maupun kapal feri langsung ke kota-kota seperti Kuala Lumpur, Penang, Johor, Melaka, Sabah, dan Sarawak membuat Malaysia menjadi negara tujuan utama untuk berobat ke luar negeri.
Baca Juga: Garuda Indonesia Gandeng The Sanur Kembangkan Pariwisata Medis
Diketahui, Pemerintah Malaysia mulai mempromosikan pariwisata medis sejak tahun 1998 di tengah Krisis Keuangan Asia untuk diversifikasi sektor kesehatan dan pariwisata.
Sejak saat itu, pelaku sektor publik dan swasta tidak hanya berusaha untuk menarik negara tetangganya yaitu Indonesia yang memiliki karakteristik berkelanjutan, volume tinggi tetapi pengeluaran per pasien rendah, tetapi juga wisatawan medis yang bersedia mentolerir biaya yang lebih tinggi.
Salah satu destinasi yang kerap dikunjungi ialah IHH Healthcare Malaysia. Yang merupakan Grup Rumah Sakit yang mempunyai standar tinggi bagi setiap Rumah Sakit Jaringannya.
Dikatakan Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia Khairul Annuar Yusof, pihaknya berupaya menghadirkan layanan kesehatan berkualitas melalui konsep continuum of care, yaitu pendekatan menyeluruh yang mencakup pencegahan, diagnosis, perawatan, hingga rehabilitasi.
‘Lebih dari Sekedar Berobat,’ setiap rumah sakit dalam jaringan IHH menerapkan standar yang sama tinggi, memastikan setiap pasien mendapatkan perawatan yang konsisten, terintegrasi, dan berfokus pada hasil kesehatan jangka panjang.
“Selama tiga dekade IHH Healthcare Group telah hadir sebagai jaringan Rumah Sakit terdepan dan berkomitmen menjadi pilihan utama karena menawarkan layanan kesehatan bertaraf internasional melalui jaringan 10 rumah sakit yang tersebar di berbagai wilayah Malaysia. Setiap rumah sakit kami dilengkapi dengan fasilitas modern, teknologi medis terkini, dan juga tenaga medis profesional yang berpengalaman,” ujar Head of Marketing IHH Healthcare Malaysia Khairul Annuar Yusof, dalam keterangan tertulis.
“Tim kami bekerjasama dengan sepenuh hati dan mengedepankan kenyamanan dan keamanan tiap pasien. Seperti Visi kami yaitu ‘Patients-First’ sehingga setiap perawatan yang kami berikan akan berakhir dengan senyuman,” sambungnya.
Alasan WNI Pilih IHH Healthcare
IHH Healthcare sudah melayani pasien dari Indonesia selama hampir 30 tahun. Memiliki pendekatan ‘Patient-First,' IHH Healthcare menyediakan International Patient Centre (IPC) khusus di setiap rumah sakitnya.
Lebih dari sekadar berobat, pasien dari penjuru dunia, khususnya Indonesia akan mendapatkan perawatan yang hangat dan personal yang didukung oleh teknologi medis canggih untuk memastikan hasil yang memuaskan.
Fasilitas IPC yang disediakan oleh IHH Healthcare mengelola segalanya mulai dari kedatangan pasien hingga kepulangan mereka ke Tanah Air.
Layanan IPC menawarkan kemudahan, mulai dari penjemputan dari bandara, terminal ferry sampai ke RS yang disediakan secara gratis, lounge yang nyaman, janji temu dengan dokter, hingga estimasi biaya.
“Fasilitas ini membuat pasien nyaman dan tidak perlu khawatir, walaupun berobat ke luar negeri,” ujarnya.
Selain fasilitas yang bersifat personal, kemiripan budaya dan bahasa juga menjadi keunggulan.
IHH Healthcare memiliki tim multibahasa termasuk staf berbahasa Indonesia, sementara kesamaan sebagai negara mayoritas muslim membuat pasien nyaman dengan ketersediaan makanan halal, fasilitas salat, dan layanan yang sesuai budaya.
Kuliner khas Malaysia seperti Nasi Lemak, Char Kway Teow, hingga Teh Tarik pun menambah daya tarik.
Bahkan, jika pasien ingin melakukan skrining kesehatan, layanan mereka juga cepat bahkan untuk hasilnya juga bisa selesai dihari yang sama, ini membuat waktu dan juga tenaga pasien lebih singkat dan tidak perlu menunggu hingga waktu yang lama.
Baca Juga: SEA Games 2027: Indonesia-Malaysia Sepakat Tinggalkan 'Ego Tuan Rumah', Fokus Standar Olimpiade
Sambil menunggu, pasien bisa jalan-jalan ke tempat wisata terdekat, dan mengambilnya di sore hari.
Dari sisi biaya, wisata medis di Malaysia jauh lebih terjangkau dibandingkan Singapura maupun negara Barat, dengan standar global yang tetap terjaga serta sistem penagihan transparan melalui mitra di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






