Akurat

Waspada Stres Kronis karena Pekerjaan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Eko Krisyanto | 6 Februari 2026, 16:49 WIB
Waspada Stres Kronis karena Pekerjaan, Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

AKURAT.CO Tekanan pekerjaan sering dianggap sebagai hal yang wajar dalam dunia profesional.

Target yang tinggi, tuntutan performa, hingga persaingan karier kerap menjadi bagian dari rutinitas pekerja modern. Namun, ketika tekanan itu berlangsung terus-menerus tanpa jeda pemulihan, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi stres kronis akibat pekerjaan.

Masalah ini bukan sekadar rasa lelah biasa, melainkan kondisi yang bisa memengaruhi kesehatan fisik, mental, hingga kualitas hidup seseorang.

Fenomena stres kronis karena pekerjaan kini menjadi perhatian banyak kalangan, terutama seiring perubahan pola kerja, meningkatnya tuntutan produktivitas, dan batas antara kehidupan pribadi serta pekerjaan yang semakin kabur.

Baca Juga: Arbani Yasiz Lepas Citra Green Flag, Stres Perankan Suami Manipulatif di Musuh dalam Selimut

Apa Itu Stres Kronis Akibat Pekerjaan?

Stres kronis akibat pekerjaan adalah kondisi tekanan mental dan emosional yang berlangsung dalam jangka panjang karena beban kerja atau situasi kerja yang terus menekan.

Berbeda dengan stres sesaat yang masih bisa hilang setelah beristirahat, stres kronis cenderung menetap dan dapat mengganggu fungsi tubuh maupun pikiran.

Kondisi ini biasanya muncul ketika seseorang merasa tuntutan pekerjaan melebihi kemampuan, waktu, atau sumber daya yang dimiliki. Dalam banyak kasus, pekerja tetap menjalankan rutinitas seperti biasa, tetapi mengalami kelelahan mental yang terus menumpuk.

Siapa yang Berisiko Mengalami Stres Kronis?

Stres kronis akibat pekerjaan dapat dialami siapa saja, baik pekerja kantoran, tenaga kesehatan, pekerja kreatif, hingga pekerja lapangan.

Risiko meningkat pada individu yang memiliki tanggung jawab besar, bekerja dalam tekanan waktu tinggi, atau memiliki beban emosional dalam pekerjaannya.

Selain itu, pekerja yang memiliki sifat perfeksionis atau sulit menetapkan batas antara pekerjaan dan kehidupan pribadi juga lebih rentan mengalami stres berkepanjangan.

Baca Juga: Rahasia Single Parent Tetap Tenang dan Bebas Stres

Mengapa Stres Kronis Akibat Pekerjaan Bisa Terjadi?

Ada berbagai faktor yang dapat memicu munculnya stres kronis di lingkungan kerja. Salah satu penyebab paling umum adalah beban kerja berlebihan. Target yang terus meningkat, tenggat waktu ketat, dan tugas tambahan di luar tanggung jawab utama dapat membuat pekerja merasa kewalahan.

Selain itu, kurangnya penghargaan atau apresiasi terhadap hasil kerja juga sering memicu stres jangka panjang.

Ketika usaha yang dilakukan tidak diakui, motivasi kerja dapat menurun dan memunculkan perasaan tidak dihargai.

Lingkungan kerja yang tidak sehat juga berperan besar. Hubungan yang tidak harmonis dengan atasan atau rekan kerja, komunikasi yang buruk, hingga adanya konflik di tempat kerja dapat memperburuk kondisi mental seseorang.

Faktor lain yang tidak kalah penting adalah ketidakjelasan jenjang karier. Ketika pekerja merasa tidak memiliki peluang berkembang, mereka cenderung mengalami tekanan psikologis yang berkepanjangan.

Baca Juga: Stres Berkepanjangan Picu Risiko Penyakit Jantung, Dokter Ungkap Dampak dan Solusinyastres

Kapan Stres Kerja Disebut Kronis?

Stres kerja mulai dikategorikan kronis ketika gejalanya muncul dalam waktu lama dan memengaruhi berbagai aspek kehidupan. Kondisi ini biasanya terjadi ketika tekanan pekerjaan tidak diimbangi dengan waktu istirahat, dukungan lingkungan, atau strategi pengelolaan stres yang baik.

Jika seseorang terus merasa lelah, kehilangan motivasi, sulit fokus, atau mengalami gangguan kesehatan dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menjadi tanda stres kronis.

Dimana Dampak Stres Kronis Paling Terasa?

Dampak stres kronis tidak hanya terlihat di tempat kerja, tetapi juga dalam kehidupan pribadi. Banyak pekerja yang mengalami kesulitan menjaga hubungan sosial, kehilangan minat terhadap hobi, hingga mengalami konflik dalam keluarga.

Secara fisik, stres kronis dapat memicu gangguan kesehatan seperti sakit kepala berulang, gangguan tidur, kelelahan berkepanjangan, hingga masalah pencernaan. Dalam jangka panjang, kondisi ini juga dapat meningkatkan risiko penyakit serius seperti gangguan jantung dan tekanan darah tinggi.

Dari sisi mental, stres kronis dapat menurunkan kepercayaan diri, memicu kecemasan, hingga meningkatkan risiko depresi dan burnout.

Bagaimana Stres Kronis Memengaruhi Kinerja Kerja?

Pekerja yang mengalami stres kronis sering mengalami penurunan produktivitas. Mereka cenderung sulit berkonsentrasi, mudah melakukan kesalahan, dan kehilangan kreativitas.

Tidak jarang, kondisi ini juga menyebabkan meningkatnya absensi kerja serta menurunnya kualitas hasil pekerjaan.

Dalam beberapa kasus, stres kronis bahkan dapat membuat seseorang kehilangan minat terhadap karier yang sebelumnya dianggap penting.

Bagaimana Cara Mengatasi Stres Kronis Akibat Pekerjaan?

Mengatasi stres kronis membutuhkan langkah yang konsisten dan menyeluruh. Salah satu cara paling efektif adalah mengelola waktu kerja secara lebih terstruktur.

Menentukan prioritas tugas, membagi pekerjaan menjadi bagian yang lebih kecil, serta menghindari kebiasaan menunda pekerjaan dapat membantu mengurangi tekanan.

Membangun komunikasi yang sehat dengan atasan atau rekan kerja juga menjadi langkah penting.

Menyampaikan kesulitan yang dialami dapat membuka peluang untuk mendapatkan solusi atau dukungan yang dibutuhkan.

Selain itu, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi sangat diperlukan. Meluangkan waktu untuk beristirahat, menjalani hobi, atau berkumpul dengan keluarga dapat membantu memulihkan energi mental.

Aktivitas relaksasi seperti olahraga ringan, meditasi, atau teknik pernapasan juga dapat membantu menurunkan tingkat stres.

Jika kondisi sudah mengganggu kesehatan atau aktivitas sehari-hari, berkonsultasi dengan tenaga profesional menjadi langkah yang bijak.

Mengapa Penting Mengenali Stres Kronis Sejak Dini?

Mengenali stres kronis sejak awal dapat mencegah dampak yang lebih serius terhadap kesehatan dan karier.

Banyak pekerja yang mengabaikan tanda-tanda stres karena menganggapnya sebagai bagian normal dari pekerjaan. Padahal, jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Kesadaran terhadap kesehatan mental kini semakin penting di tengah perubahan pola kerja yang cepat dan tuntutan produktivitas yang tinggi.

Stres kronis akibat pekerjaan merupakan kondisi tekanan mental berkepanjangan yang dapat memengaruhi kesehatan fisik, psikologis, dan kinerja profesional seseorang.

Penyebabnya beragam, mulai dari beban kerja berlebihan, lingkungan kerja yang tidak sehat, hingga kurangnya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.

Mutiara MY (Magang)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
R