Medical Concierge Asia Gelar Seminar Metode Operasi Pinggul Minim Invasif DAA di Jakarta

AKURAT.CO Medical Concierge Asia (MCA), mitra resmi berbagai rumah sakit swasta di Asia, kembali menyelenggarakan seminar kesehatan bertema “Metode Minimal Invasif bagi Pembedahan Pinggul dengan Direct Anterior Approach (DAA).” Acara ini berlangsung di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta, dan dihadiri oleh sekitar 50 peserta dari kalangan komunitas bisnis.
Bekerja sama dengan Rumah Sakit Ortopedik ALTY Malaysia, seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Ruslan Nazaruddin, dokter spesialis ortopedi dengan subspesialisasi penggantian sendi lutut dan pinggul, sebagai narasumber utama.
Baca Juga: Doktor Ortopedi Bagikan Cara Pencegahan Cedera Akibat Memakai High Heels
Dalam paparannya, Prof. Ruslan menjelaskan bahwa teknik DAA merupakan pendekatan bedah pinggul yang lebih modern dan minim risiko.
“Metode Direct Anterior Approach tidak memotong otot, hanya mendorongnya ke samping. Hal ini menjaga kekuatan otot kaki, mengurangi risiko dislokasi, dan memungkinkan pasien untuk pulih serta berjalan lebih cepat pascaoperasi,” jelasnya.
Teknik ini menggunakan sayatan lebih kecil dengan kerusakan otot yang minimal, sehingga pemulihan menjadi lebih cepat dibanding metode konvensional. Seminar juga membahas perawatan presisi untuk penderita nyeri pada lutut dan pinggul, serta berbagai metode penggantian sendi yang tersedia di Rumah Sakit ALTY.
Baca Juga: 7 Ramuan Herbal Ampuh untuk Mengatasi Radang Sendi yang Patut Kamu Coba
Peserta seminar mendapat informasi mengenai paket promosi yang ditawarkan, termasuk:
Paket bedah sendi lutut unilateral seharga Rp120 juta, mencakup operasi, kamar rawat inap single (4 hari 3 malam), obat-obatan, dan 3 sesi fisioterapi.
Paket bedah sendi pinggul unilateral seharga Rp170 juta, termasuk operasi, kamar rawat inap single (5 hari 4 malam), obat-obatan, dan 3 sesi fisioterapi.
Acara ini merupakan bagian dari upaya MCA untuk terus menyediakan akses layanan medis berkualitas tinggi serta memperluas edukasi masyarakat tentang opsi pengobatan efektif dan minim invasif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






