Industri Game Global Hadapi Gelombang PHK Baru, Biaya Produksi Jadi Beban Utama

AKURAT.CO Industri game global kembali diguncang gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) setelah sejumlah studio besar memangkas tenaga kerja di awal 2026.
Dalam laporan Reuters, analis industri menyebut lonjakan biaya pengembangan game modern sebagai faktor utama yang menekan profitabilitas, meskipun jumlah pemain secara global terus meningkat.
Studio game kini menghadapi tekanan dari anggaran pengembangan yang membengkak akibat tuntutan grafis tinggi, konten berkelanjutan, dan pemasaran global.
Mat Piscatella, analis industri game dari Circana, mengatakan bahwa biaya membuat game kelas atas kini tumbuh lebih cepat daripada pertumbuhan pendapatannya, sehingga banyak perusahaan terpaksa melakukan restrukturisasi untuk bertahan.
PHK ini mencerminkan perubahan struktural dalam industri game, dari model penjualan satu kali ke layanan berkelanjutan (live service). Banyak studio kesulitan menjaga pendapatan stabil ketika pemain mulai selektif dalam menghabiskan waktu dan uang.
Selain itu, persaingan ketat dari game gratis (free-to-play) membuat margin keuntungan semakin tertekan. Para pengamat menilai industri game masih akan tumbuh, tetapi dengan struktur yang lebih ramping dan fokus pada efisiensi.
Ke depan, keberhasilan studio tidak hanya ditentukan oleh popularitas game, melainkan kemampuan mengelola biaya jangka panjang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







