Punya Smartwatch dan Smart Ring Sekaligus, Perlu atau Berlebihan?

AKURAT.CO Memakai smartwatch dan smart ring menjadi pilihan untuk memantau aktivitas dan kesehatan sepanjang hari. Namun, keduanya tidak selalu lebih bermanfaat karena beberapa fiturnya masih tumpang tindih.
Smartwatch umumnya lebih unggul untuk aktivitas yang membutuhkan interaksi langsung. Layar, notifikasi, GPS, kontrol musik, panggilan, hingga pemantauan olahraga membuat smartwatch tetap lebih serbaguna untuk digunakan sepanjang hari.
Sementara itu, smart ring lebih mengutamakan pemantauan pasif tanpa layar. Perangkat ini dapat digunakan untuk memantau tidur, detak jantung, aktivitas, serta sejumlah indikator kesehatan tanpa harus terus melihat layar di pergelangan tangan.
Dikutip dari WIRED, Rabu (2/9/2026), smartwatch dan smart ring bisa saling melengkapi karena memiliki fungsi berbeda. Smart ring lebih unggul untuk tidur dan daya tahan baterai, sementara smartwatch menawarkan fitur interaktif dan olahraga.
Baca Juga: Rekomendasi Smartwatch untuk Olahraga, Mana yang Cocok untuk Lari hingga Gym?
Kombinasi keduanya masuk akal bagi pengguna dengan kebutuhan yang berbeda. Smartwatch dapat digunakan untuk olahraga dan notifikasi, sedangkan smart ring untuk memantau aktivitas saat tidur.
Oura Ring, misalnya, dapat memantau tidur, aktivitas, detak jantung, suhu tubuh dan variabilitas detak jantung. Data tersebut kemudian diolah menjadi metrik seperti Readiness Score untuk melihat kondisi tubuh.
Oura Ring juga dapat terintegrasi dengan Apple Watch untuk berbagi data aktivitas dan kesehatan. Pengguna pun bisa melihat sebagian informasi tanpa selalu membuka aplikasi di ponsel.
Namun, membeli dua perangkat bisa menjadi pemborosan jika kebutuhannya hanya sederhana. Untuk menghitung langkah, olahraga ringan dan melihat notifikasi, satu smartwatch mungkin sudah cukup.
Karena itu, penggunaan dua wearable sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan. Jika fungsi keduanya banyak bertumpuk, membeli satu perangkat saja bisa menjadi pilihan yang lebih masuk akal.
Kombinasi smartwatch dan smart ring lebih masuk akal jika keduanya digunakan untuk kebutuhan berbeda. Smartwatch bisa dipakai untuk olahraga, navigasi, komunikasi dan aktivitas harian.
Sementara itu, smart ring dapat difokuskan untuk tidur dan pemantauan kesehatan pasif. Dengan pembagian tersebut, fungsi kedua perangkat tidak terlalu banyak tumpang tindih.
Pada akhirnya, yang penting bukan jumlah data yang dikumpulkan, tetapi manfaatnya bagi pengguna. Jika hanya menghasilkan data yang sama tanpa membantu mengubah kebiasaan, memiliki dua wearable bisa menjadi pengeluaran tambahan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 2Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 3Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Barcelona vs Aston Villa, MU vs AS Roma
- 4Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 5KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 6Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 7Kalender Jawa 4 November 2026: Watak Weton Rabu Kliwon yang Dikenal Berwibawa
- 8Prediksi Skor Leipzig vs Man City 5 November 2026: Haaland Jadi Ancaman, The Citizens Diunggulkan
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit







