5 Tips Menghadapi Anak Yang Tidak Mau Makan atau GTM Tanpa Drama

AKURAT.CO - GTM bisa dianggap sebagai salah satu fase dalam perkembangan anak yang mencerminkan perilaku menolak makan, terutama dengan gerakan menutup mulut atau menolak makan dengan tegas.
Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, termasuk perubahan rutinitas, keengganan makan terhadap jenis makanan tertentu, atau menjadi bagian dari tahap perkembangan normal.
Sebagian anak mungkin hanya mengalami fase GTM untuk sementara waktu, mungkin selama tahap perkembangan tertentu, dan akan berlalu seiring waktu atau dengan perubahan dalam rutinitas mereka.
Baca Juga: Dukung Pemerintah, BNI Gelar Program Pencegahan dan Pengentasan Stunting untuk Balita
Namun, jika perilaku ini adalah hasil dari keengganan makan yang lebih serius, mungkin membutuhkan penanganan yang lebih intensif.
Walau demikian ada beberapa cara yang tepat menghadapu anak yang melakukan GTM. Dikutip dari beberapa sumber :
- Tenang dan Sabar
Pertama-tama penting untuk tetap tenang dan sabar menghadapi anak yang melakukan GTM. Jangan menunjukan reaksi yang terlalu kuat atau memaksa anak untuk makan.
Baca Juga: Miris, Balita Di Banten Masih Terbiasa Diberi Kental Manis
- Memberikan porsi kecil
Dikutip dari Your Kids Table, berikan porsi kecil dan cobalah untuk tetap pada makanan yang tampaknya mereka sukai.
Atau jika belum tahu, coba cari tekstur yang disukai anak. Untuk memudahkan mereka untuk mau makan lagi.
- Memberi mereka pilihan
Berikan anak pilihan yang terbatas untuk makanannya. Misalnya, tawarkan dua pilihan makanan yang sehat agar anak merasa memiliki kendali dalam memilih makanannya.
Baca Juga: YAICI Ingatkan Kelompok Balita Juga Rentan Kekurangan Gizi
- Jangan di paksa
Mengutip dari Motherly, jangan paksa anak yang GTM untuk makan. Coba posisi mereka, kita ganti.
Jika seseorang terus menyuruh kamu untuk makan satu gigitan lagi saat makan siang, padahal tidak mau makan, seberapa besar kemungkinan kamu akan melakukannya
Coba biarkan mereka bertanggung jawab atas berapa banyak dan apakah. Jangan lupa untuk mempromosikan lingkungan yang lebih positif pada waktu makan.
Ini akan membantu mendorong pengaturan makanan sendiri yang lebih baik seiring bertambahnya usia.
Baca Juga: Waspada, Balita Alami Pneumonia, Karena Asap Rokok Nempel Di Baju
- Konsisten dan rutinitas
Tetap konsisten dalam jadwal makan dan rutinitas yang teratur. Anak cenderung merespon lebih baik terhadap rutinitas yang konsisten
Menghadapi anak yang melakukan GTM memerlukan kesabaran, pemahaman, dan pendekatan yang lembut.
Setiap anak memiliki kebutuhan dan preferensi yang berbeda, jadi penting untuk menemukan metode yang cocok untuk anak tertentu.
Mendukung anak dengan penuh pengertian dan penerimaan akan membantu mereka merasa lebih nyaman dan terbantu dalam mengatasi masalah makan mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK






