Akurat Logo

Rusia Serang Kyiv dengan Rudal Balistik, 2 Orang Tewas dan Pembangkit Listrik Dihantam

Fitra Iskandar | 14 Oktober 2026, 08:43 WIB
Rusia Serang Kyiv dengan Rudal Balistik, 2 Orang Tewas dan Pembangkit Listrik Dihantam
Ilustrasi - Kyivpost

AKURAT.CO Serangan rudal balistik Rusia kembali menghantam Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Selasa dan menewaskan dua orang serta melukai 21 lainnya. Serangan Rusia ke Kyiv tersebut juga menyasar infrastruktur energi, termasuk Pembangkit Listrik Termal Nomor 4, meski Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebelumnya mengumumkan gencatan senjata di sektor energi.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Moskow mengabaikan pengumuman gencatan senjata energi yang disampaikan Trump pada akhir pekan. Menurut Zelenskyy, serangan rudal balistik Rusia menunjukkan bahwa Moskow tidak merasa terikat untuk mematuhi kesepakatan tersebut.

Serangan rudal Rusia ke Kyiv ini merupakan yang kedua dalam kurun waktu 24 jam. Zelenskyy juga mengungkapkan bahwa Ukraina tidak menerima peringatan dini dari mitra-mitra Barat sebelum serangan terjadi. Sementara itu, intelijen Ukraina mengindikasikan Rusia tengah mempersiapkan serangan rudal balistik berikutnya.

“Fakta menunjukkan bahwa Rusia tidak menganggap dirinya terikat untuk mematuhi apa yang disampaikan Presiden Amerika Serikat,” kata Zelenskyy melalui Telegram, merujuk pada pengumuman gencatan senjata energi oleh Trump.

Ia juga menilai situasi tersebut tidak adil karena Rusia terus menghancurkan infrastruktur energi Ukraina, sementara Kyiv tidak memperoleh peringatan mengenai peluncuran rudal balistik.

Serangan Rudal Rusia Tewaskan Dua Orang di Kyiv

Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko mengatakan dua orang tewas dan 21 lainnya terluka setelah rudal menghantam sebuah gedung apartemen sembilan lantai. Sebanyak 16 korban luka harus menjalani perawatan di rumah sakit, dengan empat orang di antaranya dilaporkan dalam kondisi serius.

Tim penyelamat dikerahkan untuk memadamkan kebakaran di sejumlah unit apartemen dan mengevakuasi penghuni gedung. Rekaman dari lokasi kejadian memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke bagian bangunan yang mengalami kerusakan parah akibat hantaman rudal.

Zelenskyy mengatakan infrastruktur energi menjadi sasaran utama serangan terbaru Rusia. Salah satu fasilitas yang disebut terdampak adalah Pembangkit Listrik Termal Nomor 4 di Kyiv.

Menurutnya, Ukraina kembali tidak memperoleh peringatan dini dari mitra-mitra Barat sebelum serangan berlangsung. Zelenskyy sebelumnya juga menyampaikan keluhan serupa setelah serangan malam hari yang lebih dahulu menghantam ibu kota Ukraina.

Gencatan Senjata Energi Dipertanyakan Setelah Serangan Rusia

Serangan rudal balistik Rusia kembali memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas gencatan senjata energi yang diumumkan Trump. Pernyataan Zelenskyy bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan lanjutan menambah kekhawatiran terhadap keamanan Kyiv dan keberlangsungan infrastruktur energi Ukraina.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.