Akurat Logo

Serangan Udara Militer Myanmar di Dekat Pasar Tewaskan 33 Orang

Fitra Iskandar | 29 September 2026, 05:48 WIB
Serangan Udara Militer Myanmar di Dekat Pasar Tewaskan 33 Orang
Serangan udara militer Myanmar di dekat pasar tewaskan 33 orang - Amnesty International

AKURAT.CO Sedikitnya 33 orang tewas dan 36 lainnya terluka setelah militer Myanmar melancarkan serangan udara di dekat sebuah pasar di wilayah yang dikuasai kelompok bersenjata Arakan Army (AA) di Negara Bagian Rakhine, Myanmar barat, Senin.

Arakan Army dan seorang pejabat penyelamat mengatakan serangan udara tersebut menyebabkan banyak korban. Jumlah korban jiwa masih berpotensi bertambah karena proses evakuasi dan penanganan korban terus berlangsung.

Serangan itu menjadi bagian dari rangkaian serangan udara mematikan yang dilakukan militer Myanmar terhadap kelompok perlawanan pro-demokrasi dan organisasi bersenjata etnis di berbagai wilayah negara tersebut.

Myanmar dilanda konflik sejak militer menggulingkan pemerintahan terpilih yang dipimpin Aung San Suu Kyi pada 1 Februari 2021. Setelah aparat keamanan menggunakan kekerasan untuk membubarkan aksi demonstrasi damai, sebagian penentang pemerintahan militer memilih mengangkat senjata. Konflik kemudian meluas ke berbagai wilayah Myanmar.

Militer Myanmar belum memberikan komentar terkait serangan di dekat pasar tersebut. Dalam pernyataan sebelumnya, militer menyatakan operasi udara dilakukan terhadap target militer yang dianggap sah dan menuduh kelompok-kelompok perlawanan sebagai organisasi teroris.

Arakan Army merupakan sayap militer dari gerakan yang memperjuangkan otonomi bagi masyarakat etnis Rakhine dari pemerintah pusat Myanmar. Kelompok tersebut melancarkan ofensif besar di Rakhine pada November 2023.

Sejak saat itu, Arakan Army berhasil menguasai sejumlah wilayah strategis, termasuk markas militer regional yang penting serta 14 dari 17 township atau wilayah administratif di Negara Bagian Rakhine.

Konflik yang terus berlangsung juga berdampak terhadap kondisi kemanusiaan. Militer Myanmar memberlakukan pembatasan ketat terhadap jalur perdagangan di Rakhine sejak pertempuran meningkat. Kondisi tersebut memperburuk kelangkaan pangan yang dialami masyarakat setempat.

Pada Desember lalu, serangan udara militer Myanmar terhadap sebuah rumah sakit di wilayah Mrauk-U, Rakhine, juga menewaskan sedikitnya 34 orang dan melukai sekitar 80 lainnya.

Serangan terbaru di dekat pasar di Kyauktaw kembali menambah panjang daftar korban serangan udara di Rakhine. Arakan Army dan tim penyelamat melaporkan jumlah korban yang besar serta memperingatkan bahwa angka kematian masih dapat meningkat seiring proses pencarian dan evakuasi korban.

Sumber: Indiatoday

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.