Duta Besar AS Sebut Pengusiran Warga Palestina di Tepi Barat sebagai Aksi Teror Mengerikan

AKURAT.CO Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel Mike Huckabee mengecam keras dugaan pengusiran warga Palestina dari rumah mereka di Tepi Barat yang diduduki. Huckabee bahkan menyebut tindakan tersebut sebagai “aksi teror yang mengerikan” setelah pasukan Israel memasuki Kota Qusra, dekat Nablus.
Kecaman tersebut disampaikan Huckabee melalui sejumlah unggahan di platform X. Ia menyoroti perlakuan terhadap warga Palestina dan mendesak adanya tindakan terhadap perkembangan yang terjadi di Qusra.
Menurut kantor berita Palestina WAFA, pasukan Israel memasuki Qusra pada Kamis pagi dengan menggunakan kendaraan militer dan sebuah buldoser.
Pasukan Israel dilaporkan memaksa penghuni dua rumah di kawasan Ras al-Ain untuk meninggalkan kediaman mereka. Selain itu, 16 rumah lainnya disebut dialihfungsikan menjadi barak militer.
Sumber lokal yang dikutip WAFA bahkan menyebut lebih dari 1.000 tentara Israel memasuki kota tersebut.
Dua Rumah Warga Palestina Dikosongkan
Dua rumah yang dilaporkan dievakuasi pasukan Israel masing-masing merupakan milik Yousef Hassan dan Qusay Abu Rida.
Setelah itu, pasukan Israel dilaporkan menyebar ke wilayah bagian barat dan selatan Qusra.
Pengambilalihan rumah warga untuk dijadikan posisi militer menambah kekhawatiran mengenai dampak operasi militer Israel dan aktivitas pemukim terhadap kehidupan masyarakat Palestina di Tepi Barat.
Situasi tersebut juga menjadi sorotan karena rumah-rumah warga sipil berada di tengah kawasan permukiman yang telah lama menjadi lokasi ketegangan antara warga Palestina, pasukan Israel dan pemukim Israel.
Mike Huckabee Soroti Dugaan Perlakuan terhadap Warga Palestina
Pernyataan Mike Huckabee menjadi perhatian karena ia merupakan perwakilan diplomatik Amerika Serikat di Israel.
Melalui X, Huckabee mengecam laporan mengenai pengusiran warga dari rumah mereka dan menyebut tindakan tersebut sebagai bentuk teror yang tidak dapat diterima.
Komentar tersebut terbilang menonjol mengingat Amerika Serikat merupakan salah satu sekutu terpenting Israel, baik dalam hubungan diplomatik maupun kerja sama pertahanan.
Pernyataan seorang pejabat senior AS itu berpotensi menambah tekanan diplomatik terhadap Israel terkait kondisi masyarakat Palestina di Tepi Barat.
Kekerasan Pemukim Israel Kian Disorot
Insiden di Qusra terjadi ketika kekerasan terhadap masyarakat Palestina di Tepi Barat terus menjadi perhatian internasional.
Berbagai laporan dalam beberapa tahun terakhir mencatat serangan yang dilakukan pemukim Israel, termasuk pemukulan, pembakaran, perusakan properti serta serangan terhadap komunitas Palestina.
Kelompok hak asasi manusia dan organisasi internasional juga berulang kali menyoroti persoalan akuntabilitas terhadap pelaku kekerasan.
Tepi Barat sendiri berada di bawah pendudukan Israel sejak 1967 dan menjadi salah satu wilayah utama dalam konflik Israel-Palestina.
Qusra Tambah Sorotan atas Situasi Tepi Barat
Peristiwa terbaru di Qusra memperbesar kekhawatiran mengenai kondisi masyarakat Palestina yang hidup di tengah operasi militer, ekspansi permukiman Israel dan meningkatnya kekerasan pemukim.
Dugaan pengambilalihan rumah warga untuk kepentingan militer juga menimbulkan pertanyaan mengenai perlindungan terhadap penduduk sipil di wilayah pendudukan.
Dengan keterlibatan langsung ribuan tentara Israel dalam operasi yang dilaporkan tersebut, perhatian internasional kini kembali tertuju pada Qusra dan kondisi keamanan masyarakat Palestina di Tepi Barat.
Pernyataan Mike Huckabee menunjukkan bahwa isu tersebut bahkan mulai memunculkan kritik dari pejabat AS yang berada di Israel, di tengah terus berlangsungnya ketegangan dan meningkatnya tekanan internasional terhadap kebijakan Israel di wilayah Palestina yang diduduki.
Sumber: Outlookindia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 3Kalender Jawa 25 September 2026: Benarkah Jumat Kliwon Hari Baik untuk Menikah?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Live Streaming Timnas Indonesia vs Singapura Malam Ini, Cek Jam Tayang dan Linknya
- 6Indonesia vs Singapura Hari Ini Jam Berapa? Cek Jadwal FIFA ASEAN Cup 2026!
- 7Prediksi Skor Indonesia vs Singapura Hari Ini 25 September 2026, Cek Susunan Pemain!
- 8Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 9KPK Pantau Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
- 10Kunjungi Pindad, Ketua MPR Dorong Penguatan Industri Pertahanan Nasional








