AS Tembakkan Rudal ke Kapal Kargo Berbendera Panama yang Nekat Menuju Iran

AKURAT.CO Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali meningkat. Militer AS menyatakan sebuah helikopter Angkatan Laut Amerika menembakkan rudal ke ruang mesin kapal kargo berbendera Panama yang diduga berusaha menerobos blokade pelabuhan Iran.
Insiden tersebut terjadi pada Selasa dan melibatkan kapal M/V Vela Nova. Komando Pusat AS atau US Central Command (CENTCOM) menyebut helikopter MH-60 milik Angkatan Laut AS melakukan serangan setelah awak sipil kapal mengabaikan sejumlah peringatan yang telah diberikan pasukan Amerika.
Menurut CENTCOM, serangan tersebut membuat kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan menuju Iran.
“Kapal tersebut kini tidak lagi berlayar menuju Iran karena melanggar blokade AS,” kata CENTCOM dalam pernyataannya di media sosial X.
Kapal Ketiga yang Dihentikan AS
M/V Vela Nova menjadi kapal ketiga yang dihentikan secara paksa oleh Amerika Serikat sejak Washington memberlakukan kembali blokade terhadap pelabuhan Iran pada 14 Juli 2026.
CENTCOM mengklaim pasukan Amerika sejauh ini telah mengalihkan 55 kapal yang diduga mencoba menerobos blokade. Dua kapal lainnya disebut telah dinaiki dan diperiksa oleh pasukan AS.
Langkah tersebut merupakan bagian dari kebijakan maritim Washington di tengah perang yang telah berlangsung selama berbulan-bulan dengan Iran.
Sebelumnya, Amerika Serikat juga memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran pada periode 13 April hingga 18 Juni. Dalam periode tersebut, CENTCOM mengklaim pasukannya menonaktifkan sembilan kapal dan mengalihkan lebih dari 140 kapal lainnya.
Iran Desak Blokade Dihentikan
Pemerintah Iran sebelumnya telah menuntut Amerika Serikat menghentikan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhannya.
Teheran bahkan menjadikan penghentian blokade tersebut sebagai salah satu syarat untuk membuka kembali Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi salah satu rute utama pengiriman minyak dan gas dunia.
Selat Hormuz menjadi semakin penting dalam konflik AS-Iran karena lalu lintas kapal di kawasan tersebut anjlok tajam setelah Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap kapal-kapal yang melintas.
Sebelum perang pecah, Selat Hormuz merupakan jalur vital bagi perdagangan energi global. Gangguan terhadap jalur tersebut berpotensi memberikan dampak besar terhadap pasokan minyak dan gas serta harga energi dunia.
Serangan terhadap M/V Vela Nova menunjukkan bahwa ketegangan di sekitar blokade Iran kini tidak hanya menjadi persoalan diplomatik, tetapi telah berkembang menjadi konfrontasi langsung di laut.
Jika blokade terus diperketat dan semakin banyak kapal dihentikan, risiko gangguan terhadap jalur perdagangan energi global juga berpotensi meningkat.
Sumber: Alarabiya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 7Hasil Indonesia vs Bangladesh 9-2, Cek Jadwal Garuda di Final FIFA ASEAN Cup 2026!
- 8Prediksi Spanyol vs Kroasia di UEFA Nations League: Susunan Pemain, H2H, dan Skor
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah








