Wabah Listeria di AS Tewaskan 6 Orang, 25 Dirawat Usai Konsumsi Pasta Siap Saji

AKURAT.CO Enam orang dilaporkan meninggal dunia dan 25 lainnya dirawat di rumah sakit akibat wabah bakteri Listeria yang diduga berasal dari produk pasta siap saji yang kini telah ditarik dari pasaran di Amerika Serikat. Informasi ini disampaikan Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA).
Wabah ini pertama kali diumumkan pada Juni 2025, namun jumlah kasus terus bertambah seiring investigasi berlanjut dan semakin banyak produk yang ditarik dari pasaran.
Sumber Wabah: Pasta Siap Makan yang Diproduksi Nate’s Fine Foods
FDA menyebut wabah ini terkait dengan produk pasta siap santap yang menggunakan bahan baku dari perusahaan Nate’s Fine Foods. Produk-produk tersebut dijual secara luas di jaringan supermarket besar di AS, termasuk Kroger, Walmart, Trader Joe’s, Sprouts, Giant Eagle, serta toko-toko di bawah grup Albertsons.
Produk yang ditarik bukan hanya satu jenis, tetapi mencakup berbagai menu pasta siap makan seperti chicken alfredo, pasta bakso, shrimp scampi bowl, hingga salad pasta yang dijual di bagian deli. Semua produk masuk kategori siap santap (ready to eat), yakni makanan yang umumnya tidak dipanaskan lagi sebelum dimakan, sehingga risiko bakteri bertahan lebih tinggi.
Perkembangan Terbaru Kasus
Dalam pembaruan data yang dirilis pada 25 September 2025, total 27 kasus infeksi Listeria telah terkonfirmasi. Dari jumlah tersebut, 25 pasien harus dirawat di rumah sakit. Selain enam orang yang meninggal dunia, satu kasus infeksi terjadi pada ibu hamil dan berujung keguguran.
Kasus-kasus tersebut tersebar di 18 negara bagian, termasuk California, Florida, Texas, Michigan, Hawaii, dan Virginia. FDA bekerja sama dengan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) untuk menelusuri penyebaran wabah lintas negara bagian ini.
Apa Itu Listeria dan Siapa yang Paling Rentan?
Listeria adalah bakteri yang mampu mencemari makanan siap konsumsi, terutama produk susu, daging olahan, dan makanan kemasan yang tidak dimasak kembali sebelum dikonsumsi. Infeksinya dapat menimbulkan gejala seperti demam, nyeri otot, mual, hingga gangguan saraf.
Kelompok yang paling rentan terkena infeksi parah adalah ibu hamil, bayi baru lahir, lansia, dan penderita gangguan imun. Pada ibu hamil, infeksi dapat berakibat fatal, termasuk keguguran atau bayi lahir mati.
Menurut CDC, Listeria merupakan penyebab kematian tertinggi ketiga dari penyakit akibat makanan di AS, dengan rata-rata 1.250 kasus dan 172 kematian setiap tahun.
Peringatan dan Imbauan FDA
FDA meminta masyarakat Amerika untuk segera memeriksa lemari es dan freezer mereka. Jika menemukan produk pasta siap saji yang masuk daftar penarikan, konsumen diminta tidak mengonsumsinya, meskipun produk belum melewati tanggal kedaluwarsa. Produk dapat dibuang atau dikembalikan ke toko untuk mendapatkan penggantian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 7FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana








