Mikrofon Mati, Prabowo dan Erdogan Diduga Alami Sabotase Saat Sampaikan Pidato dalam KTT Palestina

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, diduga mengalami sabotase saat menyampaikan pidato dalam Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara yang digelar di Markas Besar PBB, New York, Selasa (23/9/2025) dini hari WIB.
Hal ini ditandai dengan matinya mikrofon saat kedua kepala negara tersebut menyampaikan pidato di depan forum KTT Palestina.
Terkait Presiden Prabowo, mikrofon tersebut mati saat dirinya tengah berbicara mengenai keinginan Indonesia yang akan mengirimkan pasukan perdamaian ke Palestina.
Baca Juga: Banjir Tepuk Tangan Saat Presiden Prabowo Tegaskan Sikap Indonesia di KTT Palestina
Saat itu, Presiden Prabowo masih tetap melanjutkan pidatonya. Namun tidak diketahui secara jelas apa yang disampaikan karena pengeras suara tidak terdengar.
"We are ready to take our part in this journey to world peace, we are willing to provide peacekepping forces…..(mikrofon mati tiba-tiba)," ucap Presiden Prabowo.
"Kami siap mengambil bagian dalam perjalanan menuju perdamaian dunia ini, kami bersedia menyediakan pasukan penjaga perdamaian…..," kata Presiden Prabowo.
Baca Juga: Prabowo Akan Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina, Indonesia Siap Ambil Bagian
Hal yang sama juga dialami oleh Presiden Turki. Mikrofon yang digunakan Erdogan mati saat dirinya berbicara dengan tegas agar Israel segera menarik tentara dari Jalur Gaza.
Matinya mikrofon juga membuat penerjemah kebingungan karena tidak bisa mendengar secara jelas apa yang disampaikan Erdogan.
Terkait insiden ini, media sosial Instagram @brics.info menduga adanya sabotase dari pihak Israel terhadap aktivitas KTT di Markas Besar PBB, yang menyerang pidato Presiden Prabowo dan Presiden Erdogan.
Baca Juga: Prabowo Desak Dunia Akui Palestina: Sejarah Tidak Menunggu
"Kemungkinan Sabotase Israel di PBB: Gangguan Teknis Mengganggu Pidato Presiden Turki Erdogan dan Prabowo Subianto di Konferensi Tingkat Tinggi tentang Penyelesaian Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara - Laporan Bentrokan," tulis @brics.info.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







