BKSAP DPR Akan Bawa Isu Genosida Gaza ke Forum Parlemen Dunia di Uzbekistan

AKURAT.CO Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR, Mardani Ali Sera, menyatakan, pihaknya akan mengangkat isu genosida di Gaza dalam forum parlemen global pada Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) di Uzbekistan, April mendatang.
“Awal April nanti, kami akan menghadiri Sidang Umum IPU di Uzbekistan. Kami sedang menjajaki kerja sama dengan negara-negara yang memiliki pandangan sejalan untuk meloloskan resolusi emergency item yang menyerukan aksi nyata menghentikan kejahatan Israel,” ujar Mardani di Jakarta, Rabu (19/3/2025).
Mardani mengutuk keras serangan udara masif Israel terhadap Jalur Gaza dan mendesak komunitas internasional segera bertindak konkret.
Menurutnya, serangan brutal Israel yang menewaskan 429 orang dalam satu hari, termasuk anak-anak, menunjukkan kekejaman yang tak bisa diterima.
Baca Juga: Aktivis dan Mahasiswa Siap Demo Besok Tolak RUU TNI, Begini Tanggapan DPR
“Ketika warga Gaza mengalami kelaparan dan kekurangan kebutuhan dasar, Israel justru menggempur Gaza dengan rudal. Serangan ini harus segera dihentikan,” tegasnya.
Mardani juga menyoroti tindakan Israel yang selama dua pekan memblokir akses masuk bantuan kemanusiaan ke Gaza dan menunda kesepakatan gencatan senjata, sambil terus melancarkan serangan yang disebutnya sebagai genosida terhadap warga Gaza.
“Tindakan Israel ini jelas tidak dapat diterima, terkutuk, dan harus dihentikan secepatnya. Komunitas internasional, khususnya Dewan Keamanan PBB, harus segera mengambil langkah nyata,” desaknya.
Ia memperingatkan bahwa jika dunia hanya memberikan kecaman tanpa tindakan nyata, Israel akan terus melakukan aksi brutalnya.
“Dunia tidak boleh hanya diam. Tindakan tegas harus diambil sekarang juga. Ini bukan hanya soal kemanusiaan, tapi juga tentang keadilan global,” tandasnya.
Selain itu, Mardani juga mengajak masyarakat internasional untuk melawan keberpihakan Amerika Serikat yang terus membela Israel tanpa syarat.
“Ini adalah momen tepat untuk melawan keberpihakan AS yang membela Israel tanpa syarat. Terlebih, AS sendiri tengah menghadapi perang dagang dengan sekutu-sekutu dekatnya, termasuk Eropa,” tegasnya.
Baca Juga: Kasus Penembakan 3 Polisi di Way Kanan, TNI Diminta Segera Berbenah
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








