Indonesia-China Komitmen Cegah Eskalasi Konflik di Timur Tengah

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan internasional Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Istana Negara, Jakarta.
Kunjungan ini berlangsung di tengah kekhawatiran bersama terkait situasi yang berkembang di Timur Tengah menyusul permusuhan terbaru antara Iran dan Israel.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, Indonesia dan China memiliki pandangan serta komitmen yang sama terkait pentingnya mencegah eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah serta upaya konkret dalam penyelesaian konflik Israel-Palestina.
"Kita memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya semua pihak menahan diri dan pentingnya untuk melakukan de-eskalasi," ucap Retno dalam pernyataan pers bersama Wang Yi di Jakarta, dikutip Antara, Kamis (18/7/2024).
Baca Juga: Antisipasi Dampak Perang Iran-Israel, Pemerintah Diminta Lakukan Ini
Dalam dialog bilateral dengan Menlu Wang Yi, Retno menjelaskan upaya diplomatik yang ditempuh Indonesia sejauh ini untuk meredakan eskalasi di Timur Tengah. Dia meyakini, China akan memanfaatkan pengaruh yang dimilikinya untuk mencegah konflik di kawasan tersebut semakin meluas.
Menurutnya, Indonesia dan China juga memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya menghentikan agresi Israel di Jalur Gaza dengan gencatan senjata. Kedua pihak pun sepakat bahwa konflik Israel-Palestina harus diselesaikan secara adil melalui solusi dua negara, dan Palestina harus diterima sebagai anggota penuh PBB.
"Stabilitas Timur Tengah tidak akan terwujud tanpa penyelesaian isu Palestina," kata Retno menegaskan.
Selain masalah Timur Tengah, kedua menlu juga membahas isu kawasan Indo-Pasifik dalam pertemuan bilateral tersebut. Kedua negara memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kawasan Indo-Pasifik tetap damai dan stabil.
Baca Juga: Belum Tentukan Waktu, IDF Telah Putuskan Jenis Serangan Balik Terhadap Iran
Dia menegaskan bahwa Indonesia teguh pada komitmennya menjaga stabilitas dan perdamaian di Indo-Pasifik, yang akan terwujud hanya jika semua pihak menghormati hukum internasional.
"Indonesia juga menghargai dukungan China terhadap ASEAN Outlook on the Indo-Pacific," kata Retno.
Dalam pertemuan dengan Menlu Wang Yi itu, Retno pun mengajak China untuk bersama Indonesia terus mewujudkan hubungan yang bersahabat, saling menghormati, saling menguntungkan, dan menghargai hukum internasional dalam aspek bilateral maupun multilateral.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








