Beri Dukungan Penuh, Inggris Kirim Dua Kapal Dan Pesawat Pengintai Demi Bantu Israel

AKURAT.CO Inggris baru-baru ini mengirim dua kapal perang dan pesawat pengintai P-8A Poseidon ke Mediterania Timur untuk mendukung Israel dalam konflik dengan militan Hamas di Jalur Gaza.
Selain pesawat pengintai P-8A Poseidon, Perdana Menteri Britania Raya, Rishi Sunak, mengatakan, negaranya juga mengirim tiga helikopter Merlin dan satu kompi Marinir Kerajaan.
"Kita harus tegas dalam memastikan kejadian mengerikan yang kita lihat minggu ini tidak terulang kembali," kata Sunak dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters.
"Bersama sekutu kami, pengerahan militer kelas dunia kami akan mendukung upaya menjamin stabilitas regional dan mencegah eskalasi," jelasnya.
Sunak juga berbicara dengan Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi, terkait hal ini. Sunak berharap Mesir bisa memahami gambaran regional yang lebih luas.
Ia juga menggarisbawahi pentingnya mendukung warga sipil untuk meninggalkan Gaza.
Baca Juga: Profil Hizbullah, Kelompok Militan Lebanon Yang Kerap Berkonflik Dengan Israel
Sunak dijadwalkan berbicara dengan para pemimpin Eropa utara tentang Israel pada pertemuan pertahanan Pasukan Ekspedisi Gabungan di Swedia.
Sementara itu, perintah evakuasi militer Israel dalam 24 jam sejak Jumat (13/10/2023) membuat warga Palestina di Gaza panik dan ketakutan.
Dukungan Inggris kepada Israel dalam konflik dengan Hamas menuai kontroversi di kalangan masyarakat internasional.
Beberapa pihak menilai bahwa dukungan Inggris kepada Israel dapat memperburuk situasi di kawasan tersebut.
Dukungan Inggris kepada Israel juga mendapat kritik dari beberapa politisi dan aktivis di Inggris. Mereka menilai bahwa dukungan tersebut tidak sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia.
Namun, pemerintah Inggris mempertahankan keputusannya untuk mendukung Israel dalam konflik tersebut. Mereka menyatakan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Inggris untuk menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan tersebut.
Baca Juga: Israel Dihantui Kegagalan Intelijen Serta Jebakan Geopolitik, Hamas Diremehkan?
Konflik antara Israel dan Hamas di Gaza telah berlangsung selama beberapa minggu dan menimbulkan banyak korban jiwa di kedua belah pihak.
Banyak negara dan organisasi internasional telah menyerukan agar kedua belah pihak menghentikan kekerasan dan mencari solusi damai untuk perang yang sedang berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








