Thailand Tuduh Kamboja Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata yang Baru

AKURAT.CO Gencatan senjata Thailand–Kamboja kembali diuji setelah Angkatan Darat Kerajaan Thailand menuduh Kamboja melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata yang disepakati kedua negara.
Dalam pernyataan resmi pada Senin, Angkatan Darat Kerajaan Thailand menyatakan bahwa tindakan Kamboja dinilai tidak sejalan dengan komitmen gencatan senjata Thailand–Kamboja yang telah disepakati. Militer Thailand menilai langkah tersebut justru berpotensi memperburuk situasi dan bertentangan dengan upaya menurunkan eskalasi konflik.
Pihak militer Thailand juga menyebut tengah mempertimbangkan kembali rencana pembebasan 18 tentara Kamboja yang ditahan di Thailand sejak Juli lalu. Peninjauan ulang itu disebut berkaitan langsung dengan dugaan pelanggaran yang terjadi setelah kesepakatan gencatan senjata dicapai.
“Thailand akan berkewajiban bertindak sesuai ketentuan yang berlaku apabila pelanggaran terhadap perjanjian dan kedaulatan nasional terus berlanjut,” demikian pernyataan Angkatan Darat Thailand.
Hingga kini, pemerintah Kamboja belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut.
Pernyataan militer Thailand ini muncul hanya beberapa jam setelah Menteri Luar Negeri China Wang Yi memuji gencatan senjata Thailand–Kamboja sebagai hasil diplomasi yang “diraih dengan susah payah”. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga sebelumnya menyambut kesepakatan tersebut dan menyebut prosesnya berlangsung cepat serta adil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 3Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 6Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 7Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 8Cara Login dan Mengisi Aplikasi Sahabat KBC Kemenag untuk Guru dan Murid
- 9Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang
- 10Survei PPI: Mayoritas Publik Puas dengan Kinerja Pemerintah dan Presiden Prabowo






