Bacaan Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh dan Setiap Hari Lengkap dengan Arti, Arab, dan Latin, Ini Waktu yang Tepat untuk Membacanya!

AKURAT.CO Menjelang bulan Ramadhan, penting bagi umat Muslim untuk memahami niat puasa, baik untuk sebulan penuh maupun harian.
Niat adalah fondasi dari setiap amalan, termasuk puasa. Dengan niat puasa yang tulus, puasa yang dijalankan dapat diterima dan bernilai di sisi Allah SWT.
Lebih lanjut, berikut bacaan niat puasa Ramadhan secara lengkap, termasuk lafal dalam bahasa Arab, latin, arti, dan waktu yang tepat untuk membacanya.
Niat Puasa Ramadhan Harian
Niat puasa harian dilafalkan setiap malam sebelum terbit fajar. Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan harian.
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala"
Baca Juga: Bacaan Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan Lengkap Arab, Latin, dan Arti
Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh
Sebagai langkah preventif jika lupa berniat setiap hari, umat Islam juga dapat membaca niat puasa untuk satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan.
Berikut adalah bacaan niat puasa Ramadhan sebulan penuh.
نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhana hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala.
Artinya: "Aku niat berpuasa di sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, wajib karena Allah Ta'ala".
Waktu yang Tepat untuk Membaca Niat Puasa
Niat puasa Ramadhan wajib dilafalkan setiap malam sebelum terbit fajar, umumnya saat sahur.
Menurut buku Panduan Praktis Ibadah Puasa penerbit El-Markazi (2022), niat puasa sebaiknya dibacakan sebelum fajar pada bulan Ramadhan, bahkan juga dapat dibaca sejak matahari terbenam pada malam sebelumnya.
Hal ini didasarkan pada hadis Rasulullah SAW yang menyatakan bahwa siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








