Semangat Kartini Menggelora, Edward Candra Pimpin Apel Gabungan di Sumatera Selatan

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan menggelar apel gabungan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026.
Apel yang berlangsung di lingkungan Pemprov Sumsel, Selasa (21/4/2026), dipimpin oleh Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra.
Dalam kesempatan tersebut, Edward Candra membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI yang menegaskan bahwa peringatan Hari Kartini merupakan simbol berkelanjutan dari perjuangan Raden Ajeng Kartini yang tetap relevan lintas generasi.
“Hari kelahiran Kartini telah diperingati bangsa Indonesia dari masa ke masa. Esensi perjuangannya bukan hanya mendobrak domestifikasi peran perempuan, tetapi juga terus memberi inspirasi hingga saat ini,” demikian kutipan amanat tersebut.
Dalam amanat itu juga ditegaskan bahwa pemikiran Kartini menempatkan pendidikan sebagai kunci pembebasan perempuan sekaligus kemajuan bangsa.
“Pendidikan merupakan jalan pembebasan bagi perempuan. Tanpa akses pendidikan, masa depan bangsa juga akan terhambat,” lanjutnya.
Saat ini, perempuan Indonesia dinilai telah menunjukkan kemajuan signifikan dengan mengambil peran di berbagai sektor.
Namun, tantangan kesetaraan gender masih terus dihadapi, mulai dari ketimpangan akses, partisipasi, hingga manfaat pembangunan.
Data pemerintah menunjukkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) tahun 2024 berada pada angka 91,85, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tercatat 0,421.
Baca Juga: Cara Agar Artikel Muncul di Halaman Pertama Google, Ini Strateginya
Angka tersebut mengindikasikan masih adanya kesenjangan di sektor kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, dan politik.
Pemerintah pun menegaskan komitmennya dalam memperkuat pemberdayaan perempuan melalui berbagai kebijakan nasional, salah satunya dalam agenda pembangunan prioritas.
“Asta Cita ke-4 menegaskan komitmen memperkuat pembangunan sumber daya manusia, termasuk kesetaraan gender dan penguatan peran perempuan,” ujar Edward.
Peringatan Hari Kartini, lanjutnya, harus dimaknai sebagai momentum refleksi untuk memastikan pembangunan yang lebih adil dan inklusif.
“Kita harus memastikan setiap perempuan memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas, akses pendidikan tanpa hambatan, serta ruang partisipasi yang lebih luas dalam pembangunan,” imbuhnya.
Di akhir amanat, disampaikan pesan inspiratif yang menjadi semangat perjuangan Kartini.
“Habis gelap terbitlah terang. Terang itu tidak datang dengan sendirinya, tetapi harus dihadirkan melalui keberpihakan, keberanian, dan kerja nyata,” tutupnya.
Sebelum menutup apel, Edward Candra juga menyampaikan salam dari Gubernur Sumsel Herman Deru dan Wakil Gubernur Cik Ujang kepada seluruh peserta.
Ia turut mengucapkan selamat Hari Kartini serta memberikan apresiasi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengenakan kebaya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Kartini.
“Selamat Hari Kartini, dan terima kasih kepada seluruh ASN yang telah mengenakan kebaya pada hari ini,” ucapnya.
Edward juga mengapresiasi para petugas apel yang telah menjalankan tugas dengan baik sehingga kegiatan berlangsung tertib dan lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







