Jadi Contoh Penerapan ESG, PT ASM Raih Penghargaan Platinum dari Pemprov Jawa Barat

AKURAT.CO PT Anugerah Samudera Madanindo (ASM) memperkuat komitmennya terhadap praktik Environmental, Social, and Governance (ESG) dengan meraih Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident) dan Penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) kategori Platinum tingkat Provinsi Jawa Barat.
Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut diberikan atas pencapaian 1.200.622 jam kerja aman tanpa kecelakaan fatal dalam periode 1 Maret 2023 hingga 30 September 2025.
Capaian ini sekaligus mencerminkan keberhasilan perusahaan mengintegrasikan aspek keselamatan kerja sebagai bagian dari tata kelola berkelanjutan.
Direktur Utama PT Anugerah Samudera Madanindo, Faris Muhammad Abdurrahim, menegaskan, penghargaan tersebut bukan sekadar indikator kinerja operasional, melainkan refleksi budaya perusahaan dalam menerapkan prinsip ESG secara konsisten.
Menurut Faris, ASM menghadapi risiko pekerjaan yang tinggi, mulai dari operasi lapangan, tekanan target proyek, dinamika cuaca, hingga kompleksitas teknis.
Namun, seluruh tantangan tersebut dapat dilalui berkat kesadaran kolektif terhadap nilai-nilai perusahaan.
“Bagi kami, keselamatan kerja adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan tata kelola yang baik. Zero accident bukan hanya target operasional, tetapi komitmen moral untuk memastikan setiap pekerja pulang dengan selamat. Inilah wujud nyata penerapan ESG kami di lapangan, termasuk dalam proyek strategis nasional seperti Pelabuhan Patimban,” ujar Faris, Rabu (4/3/2026).
Ia menambahkan, implementasi K3 di ASM tidak berhenti pada kepatuhan regulasi, melainkan telah menjadi sistem terintegrasi.
Hal itu mencakup kepemimpinan yang memberi teladan, penguatan budaya speak-up safety, serta keberanian menghentikan pekerjaan ketika kondisi dinilai tidak aman.
Baca Juga: Tian Bahtiar Bebas Murni, Hakim Nyatakan Tak Terbukti Halangi Penyidikan
Capaian tersebut selaras dengan peran ASM dalam pengembangan Pelabuhan Patimban Fase 2 (Phase 1-2), yang merupakan proyek strategis nasional dan ditargetkan rampung pada Oktober–November 2025.
Pengembangan tahap lanjutan ini mencakup peningkatan kapasitas terminal kendaraan hingga 600.000 unit completely built up (CBU) dan terminal peti kemas menjadi 3,75 juta TEUs. Hingga April 2025, progres konstruksi dilaporkan telah mencapai sekitar 78 persen.
Proyek ini diharapkan mampu memperkuat daya saing logistik nasional, mendukung pengembangan kawasan industri Metropolitan Rebana, serta mengurangi kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok melalui konektivitas terintegrasi dengan jalan tol akses Patimban.
Dengan nilai investasi besar, termasuk pengembangan terminal kendaraan sekitar Rp3,7 triliun, Patimban diproyeksikan menjadi salah satu pusat logistik maritim utama Indonesia dengan target jangka panjang mencapai kapasitas hingga 7,5 juta TEUs.
Faris menegaskan, keberhasilan menjaga keselamatan kerja dalam proyek berskala besar menjadi indikator penting bahwa pembangunan infrastruktur dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan.
“Kami percaya proyek infrastruktur yang baik bukan hanya selesai tepat waktu, tetapi juga dibangun dengan standar keselamatan tinggi, tata kelola yang transparan, dan dampak sosial yang positif. Itulah esensi pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Penghargaan tersebut didedikasikan kepada seluruh insan ASM yang konsisten menjaga disiplin keselamatan dan memastikan lingkungan kerja tetap aman di tengah tantangan proyek.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








