Apa Itu Siklon Tropis Senyar? Ini Penjelasan BMKG dan Dampaknya ke Indonesia

AKURAT.CO Apa itu siklon tropis Senyar? Belakangan istilah ini ramai dibahas setelah BMKG mengeluarkan peringatan adanya potensi cuaca ekstrem akibat bibit siklon tropis yang berkembang di sekitar Aceh.
Fenomena ini disebut dapat memicu hujan deras, angin kencang, hingga gelombang tinggi di beberapa wilayah Indonesia.
Apa Itu Siklon Tropis Senyar?
Siklon Tropis Senyar merupakan sistem badai tropis yang terbentuk dari Bibit Siklon 95B di perairan Selat Malaka, tepatnya di timur Aceh.
Baca Juga: Prediksi Cuaca Desember 2025: Ini Daftar Wilayah Paling Rawan Banjir Menurut BMKG
Fenomena ini terdeteksi memiliki pusat tekanan udara rendah sekitar 998 hPa dengan kecepatan angin mencapai 43 knot atau sekitar 80 km/jam.
Menurut BMKG, siklon ini sempat bergerak menuju barat ke arah daratan Aceh pada 26 November 2025 dan berpotensi membawa suplai uap air dalam jumlah besar, sehingga memicu pembentukan awan hujan di bagian utara Sumatra.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menyebutkan bahwa dalam beberapa hari ke depan intensitas siklon diperkirakan melemah menjadi depresi tropis, namun dampaknya tetap perlu diwaspadai.
Mengapa Siklon Tropis Senyar Bisa Terbentuk?
Menurut Research Center for Climate Change Universitas Negeri Padang, terbentuknya siklon tropis di wilayah dekat ekuator seperti Aceh tergolong jarang.
Secara ilmiah, siklon tropis biasanya membutuhkan jarak minimal 5° lintang dari garis khatulistiwa agar rotasi angin bisa terbentuk akibat gaya Coriolis.
Siklon Tropis Senyar terbentuk tepat di 5° LU, sehingga berada di batas minimum pembentukan siklon.
Selain itu, kondisi atmosfer dan laut pada akhir November dinilai sangat mendukung karena:
Baca Juga: Apa Itu Siklon Tropis? BMKG Ungkap Fenomena yang Picu Cuaca Ekstrem November 2025!
- Suhu permukaan laut hangat di Selat Malaka
- Kelembapan udara tinggi
- Struktur angin yang stabil
- Energi besar untuk pertumbuhan awan konvektif
Faktor-faktor ini membuat bibit siklon berkembang menjadi sistem siklon yang lebih kuat.
Para peneliti menilai fenomena ini berhubungan dengan pemanasan global. Meningkatnya suhu laut dapat memperluas area pembentukan siklon hingga wilayah yang sebelumnya dianggap aman.
Fenomena ini menunjukkan bahwa wilayah Indonesia, terutama yang dekat dengan ekuator, kini berpotensi terdampak badai tropis di masa depan.
Dampak Siklon Tropis Senyar di Indonesia
BMKG memperingatkan beberapa wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem dalam 2–3 hari ke depan, di antaranya:
Daerah berpotensi hujan sangat lebat–ekstrem
- Aceh
- Sumatra Utara
Hujan sedang–lebat
- Riau
- Sumatra Barat
- Kepulauan Riau
Potensi angin kencang dan gelombang tinggi
- Selat Malaka bagian tengah dan utara
- Perairan Aceh
- Samudra Hindia barat Aceh–Nias
Gelombang laut diprediksi mencapai 2,5–4 meter di area tertentu, sehingga nelayan, pelayaran kecil, dan aktivitas penyeberangan diimbau untuk berhati-hati.
Baca Juga: Soal Prediksi BMKG Gempa Megathrust, Ini Doa untuk Keselamatan
BMKG Terus Memantau Perkembangan
BMKG melalui Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta masih terus memantau pergerakan dan perkembangan Siklon Tropis Senyar.
Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala mengikuti perubahan posisi dan intensitas sistem cuaca tersebut.
Masyarakat juga diimbau untuk mengakses informasi hanya dari sumber resmi, seperti laman dan kanal komunikasi BMKG, agar tidak terpengaruh berita yang belum tentu benar.
Fenomena Siklon Tropis Senyar sekaligus menjadi pengingat bahwa pola cuaca di kawasan tropis kini semakin dinamis akibat perubahan iklim global.
Meski intensitasnya diperkirakan melemah, potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi tetap harus diwaspadai khususnya di wilayah Sumatra bagian utara.
Tetap waspada, pantau perkembangan cuaca terkini, dan pastikan kamu siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, pohon tumbang, hingga gelombang tinggi.
Semoga kondisi segera membaik dan aktivitas masyarakat tetap aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana









