Dorong Ekonomi Kreatif, Wagub Cik Ujang Resmikan Bazar Kemerdekaan BKOW Sumsel

AKURAT.CO Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, membuka secara resmi Bazar Kemerdekaan Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Sumsel di Gedung Perjuangan Wanita, Palembang, Selasa (12/8/2025), sebagai langkah strategis untuk memperkuat ekonomi kreatif di daerah.
Bazar yang diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-80 RI ini menampilkan beragam produk dari pelaku UMKM yang didominasi oleh perempuan pengusaha lokal. Selain juga menjadi ajang promosi, transaksi dan penguatan jejaring bisnis di Sumsel.
Cik Ujang menyebut bahwa ekonomi kreatif saat ini menjadi salah satu sektor unggulan di Indonesia, termasuk di Sumsel.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Apresiasi DPRD Sumsel, Tiga Raperda Disepakati Jadi Perda
Perannya tidak hanya dalam peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) tetapi juga dalam penciptaan lapangan kerja dan pelestarian budaya.
"Ekonomi kreatif itu luas cakupannya, mulai dari seni, desain, kuliner, kriya hingga teknologi. Semuanya punya potensi besar menciptakan nilai tambah tinggi," ujarnya.
Cik Ujang menilai momentum pascapandemi menjadi peluang emas bagi generasi muda dan perempuan untuk mengembangkan produk lokal yang mampu bersaing di pasar global. Kreativitas dan inovasi adalah kunci untuk memenangkan persaingan tersebut.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Matangkan Persiapan Pornas KORPRI XVII, Tuan Rumah Siapkan Kenyamanan Total
Menurutnya, keberhasilan UMKM di Sumsel dalam menghasilkan produk berkualitas internasional adalah bukti nyata potensi yang dimiliki daerah ini.
Karena itu, Pemprov Sumsel terus memberikan dukungan melalui pelatihan, pendampingan dan pembukaan akses pasar.
"Kegiatan seperti ini juga mendorong terciptanya ekosistem ekonomi kreatif yang sehat, di mana pelaku usaha bisa saling terhubung dan berkolaborasi," katanya.
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Tekankan Transformasi Ekonomi Produktif saat Sertijab Kepala BI Sumsel
Ketua BKOW Sumsel, Lidyawati Cik Ujang, mengatakan bahwa bazar ini memiliki tiga tujuan utama yakni memfasilitasi pemasaran produk UMKM, membantu pengembangan ekonomi kreatif dan menjadi ajang apresiasi karya UMKM.
Bazar berlangsung hingga 14 Agustus 2025 dengan 60 stan peserta. Selain bazar, terdapat pula kegiatan pendukung seperti demo masak pempek dos, lomba kreasi dan lomba lagu daerah, yang menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.
Dengan antusiasme yang tinggi dari pelaku UMKM dan dukungan penuh masyarakat, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi event tahunan tetapi juga tonggak penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumsel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon







