Akurat Logo

Guti Tak Setuju Harry Kane Menang Ballon D'Or, Sebut Adanya 'Kebetulan London'

Hervin Saputra | 27 Oktober 2026, 20:34 WIB
Guti Tak Setuju Harry Kane Menang Ballon D'Or, Sebut Adanya 'Kebetulan London'
Penyerang Tim Nasional Inggris dan Bayern Munchen, Harry Kane, bersama trofi Ballon D'Or 2026 di podium London Palladium, London, Inggris, Senin (26/10/2026). X/

AKURAT.CO, Ballon D’Or 2026 kini telah resmi menjadi milik Kylian Mbappe. Namun, tak semua pihak setuju dengan keputusan tersebut. Salah satunya adalah legenda Real Madrid, Guti.

Guti merasa Harry Kane tidak layak memenangi Ballon D’Or jika dibandingkan dengan dua kandidat lain yang dikalahkannya, Kylian Mbappe dan Lamine Yamal.

Guti bahkan menduga ada “kesengajaan kebetulan” untuk memenangi Harry Kane karena malam penghargaan digelar di ibukota Inggris, London, sementara sang pemenang adalah putra daerah setempat.

“Sangat kebetulan mereka menggelar Ballon D’Or ke-70 di London dan seseorang dari London memenanginya. Sangat kebetulan, bukan? Itu kebetulan yang luar biasa. Lamine dan Mbappe lebih pantas,” kata Guti dipetik dari AS.

“Lihat saja wajah Kane ketika namanya disebut (sebagai pemenang). Dia berpikir Lamine dan Mbappe mengungguli dia. Anda tidak akan menampilkan wajahseperti itu jika Anda memenangi Ballon D’Or dan dan merasa Anda layak. Dia bahkan tidak tahu bagaimana merapikan jasnya.”

Baca Juga: Harry Kane Raih Ballon D'Or 2026! Wakil Inggris Pertama dalam 25 Tahun

Kontroversi kemenangan Kane sejatinya sudah bisa diprediksi. Pasalnya, tak ada yang dominan dalam pemilihan Ballon D’Or tahun ini. Tiga kandidat teratas punya keunggulan masing-masing.

Kane dipertimbangkan karena rekor gol bersama Bayern Munchen musim lalu, Kylian Mbappe karena menjadi pencetak gol terbanyak di La Liga bersama Real Madrid dan Piala Dunia 2026 bersama Tim Nasional Prancis, sementara Lamine Yamal karena membawa Spanyol juara Piala Dunia serta juara La Liga bersama Barcelona.

Pemimpin Redaksi Majalah France Football yang merupakan penyelenggara Ballon D’Or, Vincent Garcia, mengatakan bahwa selisih kemenangan Kane dengan Mbappe yang berada di posisi kedua sangat tipis. Bahkan lebih tipis dari Rodri yang mengalahkan Vinicius Junior pada 2024.

Eks pemain Tim Nasional Prancis, Samir Nasri, sependapat dengan Guti. Menurutnya, Kane tidak pantas menang Ballon D’Or tahun ini karena tidak membawa timnya memenangi gelar yang penting.

“Harry Kane, Ballon D’Or, oke, statistik membedakan dan dia adalah seorang pemain hebat. Tetapi dia tidak membawa timnya memenangi sesuatu yang penting, tidak pula menentukan di pertandingan-pertandingan yang benar-benar penting,” kata Samir Nasri.

Kemenangan Harry Kane di Ballon D’Or 2026 juga memutus absennya wakil Inggris selama 25 tahun di podium penghargaan individual tersebut sejak Michael Owen pada 2001.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.