Akurat Logo

Garudayaksa Dikalahkan Persib dan Baru Menang Sekali, Milos Joksic Pasrahkan Nasib ke Manajemen

Zainal Hasan | 26 Oktober 2026, 14:30 WIB
Garudayaksa Dikalahkan Persib dan Baru Menang Sekali, Milos Joksic Pasrahkan Nasib ke Manajemen
Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic (kanan), bersama salah satu pemainnya, Arkhan Kaka, di sesi konferensi pers jelang laga versus Persib Bandung di Cibinong, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026). I.LEAGUE

AKURAT.CO, Pelatih Garudayaksa FC, Milos Joksic, menyadari catatan timnya di Super League 2026-2027 masih jauh dari harapan. Meski demikian, ia menilai ada perkembangan positif yang ditunjukkan anak asuhnya dalam beberapa pertandingan terakhir.

Hal ini disampaikan Milos Joksic setelah Garudayaksa FC kembali gagal meraih poin dengan kekalahan 1-2 dari Persib Bandung pada pekan ketujuh Super League 2026-2027 di Stadion Pakansari, Cibinong, Minggu (25/10/2026).

Hasil tersebut membuat Garudayaksa baru mengoleksi satu kemenangan dari tujuh pertandingan yang telah dijalani. Selain itu, mereka mencatatkan dua hasil imbang dan empat kekalahan.

Catatan tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Milos Joksic. Namun, pelatih asal Serbia itu menilai performa timnya tidak bisa dilepaskan dari sejumlah tantangan yang dihadapi sejak awal musim.

Baca Juga: Garudayaksa vs Persib: Gol Menit 90+2 Adam Alis Kembalikan Maung Bandung ke Tren Kemenangan

"Kami memiliki jadwal yang sangat berat. Ya, hanya meraih satu kemenangan tentu catatan yang rendah, terutama karena saya menghargai diri saya sendiri dan menghargai para pemain saya," ujar Milos Joksic dalam konferensi pers setelah pertandingan melawan Persib.

Di tengah hasil yang belum memuaskan, Joksic tetap optimistis dengan proses yang sedang dijalani Garudayaksa FC. Ia mengaku melihat peningkatan permainan tim dari pekan ke pekan.

Menurutnya, kondisi skuad yang belum lengkap dalam tiga pertandingan awal turut memengaruhi performa Garudayaksa. Setelah itu, ia menilai timnya mulai menunjukkan perkembangan lebih baik dalam empat laga berikutnya.

"Namun, saya percaya pada pekerjaan saya dan kami bermain semakin baik dari hari ke hari. Tiga laga awal, kami tidak memiliki skuad yang utuh. Setelah itu, kami bermain jauh lebih baik dalam empat laga terakhir," kata Joksic.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Joksic masih percaya terhadap proses pembangunan tim. Meski hasil pertandingan belum konsisten, ia menilai ada fondasi permainan yang mulai terbentuk di dalam skuadnya.

Performa Garudayaksa yang belum stabil turut memunculkan pertanyaan mengenai masa depan Joksic di kursi pelatih. Namun, ia memilih menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada manajemen klub.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.