Akurat Logo

Prancis Terbuka: Habis-habisan di Laga Puncak, Ubed Runner-up Usai Ditaklukkan Christo Popov!

Dian Eko Prasetio | 26 Oktober 2026, 14:08 WIB
Prancis Terbuka: Habis-habisan di Laga Puncak, Ubed Runner-up Usai Ditaklukkan Christo Popov!
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah aka Ubed, saat beraksi melawan Christo Popov usai pada final Prancis Terbuka 2026 di Paris, Prancis, Minggu (25/10/2026). PBSI.

AKURAT.CO, Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh pebulutangkis tunggal putra muda Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, pada partai puncak ajang BWF World Tour Super 750 Prancis Terbuka 2026.

Pemain yang akrab disapa Ubed itu harus puas keluar sebagai runner-up Prancis Terbuka usai menelan kekalahan dari wakil tuan rumah unggulan ketiga, Christo Popov.

Berlaga di final Prancis Terbuka di Arena Grand Paris, Prancis, Minggu (25/10/2026), Ubed dipaksa mengakui keunggulan Popov melalui pertarungan rubber game ketat dengan skor akhir 11-21, 21-14, 13-21.

Usai pertandingan, Ubed tetap bersyukur atas pencapaian impresifnya sepanjang pekan ini. Ia memetik banyak pelajaran berharga dari pengalaman pertamanya tampil di partai final level Super 750 menghadapi pebulutangkis yang lebih berpengalaman.

Baca Juga: Prancis Terbuka: Bungkam Bintang Tuan Rumah, Ubed Satu-satunya Wakil Indonesia di Final

"Secara hasil memang belum sesuai dengan apa yang saya inginkan, saya ekspektasikan, tapi saya tetap bersyukur alhamdulillah dengan capaian ini. Banyak pelajaran yang saya dapat di final tadi melawan pemain yang sudah berpengalaman," kata Ubed.

Pemain binaan PB Djarum itu tak menampik bahwa atmosfer pendukung tuan rumah yang memadati arena memberikan tekanan psikologis tersendiri yang sempat mengganggu fokusnya di atas lapangan.

"Melawan tuan rumah dengan dukungan penuh satu arena membuat saya ada gugup dan sedikit mengganggu fokus. Kemarin saat lawan Alex saya bisa meredamnya, tapi hari ini tekanannya berbeda," jelas Ubed.

Mengulas jalannya gim penentu, Ubed mengakui bahwa kesalahan start di awal gim ketiga serta perubahan taktik cepat dari Popov membuat ritme permainannya sempat terlepas dari kendali.

"Di gim ketiga awal, start saya tertinggal. Dia sudah siap dengan bola-bola saya, itu berpengaruh ke seterusnya, tapi saya sudah mencoba yang terbaik yang saya bisa," katanya.

"Sempat mengejar setelah interval, tapi dia ada perubahan pola dan saya agak kaget dan terlambat mengantisipasi. Kontrol permainan yang tadinya ada di saya jadi berpindah lagi."

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.