Akurat Logo

Persija Lolos dari Hukuman Pengurangan Poin, Ini Penjelasan I.League

Zainal Hasan | 22 Oktober 2026, 14:38 WIB
Persija Lolos dari Hukuman Pengurangan Poin, Ini Penjelasan I.League
Suporter terlibat kericuhan di sela pertandingan antara Persita Tangerang melawan Persija Jakarta di Banten International Stadium, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (17/10/2026). ANTARA/ Putra M Akbar.

AKURAT.CO, Persija Jakarta memang telah mendapat hukuman dari Komdis Disiplin PSSI akibat dari kericuhan antarsuporter. Namun Macan Kemayoran lolos dari sanksi pengurangan poin seperti yang diisukan.

Ternyata, sanksi yang diterima oleh klub berjuluk Macan Kemayoran itu ialah denda total sebesar Rp90 juta serta larangan kepada suporter Persija untuk datang ke laga tandang selama setengah musim.

Sempat berhembus kencang isu bahwa Persija akan dijatuhi hukuman pengurangan poin usai kerusuhan suporter yang terjadi di laga lawan Persita.

Menjelaskan hal ini, Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan bahwa pengurangan poin belum dapat diterapkan karena sanksi tersebut belum tercantum dalam kode disiplin yang berlaku.

Baca Juga: Buntut Kerusuhan di Laga Lawan Persita, Persija Didenda Rp90 Juta dan Larangan Suporter Tandang Setengah Musim

Karena itu, Komisi Disiplin (Komdis) PSSI tidak menjatuhkan hukuman berupa pengurangan poin kepada Persija.

Meski demikian, I.League tidak menutup kemungkinan mendorong pembentukan regulasi baru untuk mengatur sanksi tersebut.

"Memang dalam kode disiplin belum tertera, tetapi, terhadap indikasi larangan atau katakanlah kerusuhan-kerusuhan yang terjadi ini, tidak menutup kemungkinan kami akan mendorong untuk bisa diberikan sanksi dalam satu regulasi tersendiri untuk diberikan sanksi pengurangan poin," ucap Ferry Paulus di Jakarta, Rabu (21/10).

Menurut Ferry, regulasi tersebut dapat menjadi salah satu langkah untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama pertandingan sepakbola berlangsung. 

Terlebih, ia menilai kehadiran penonton dari berbagai kalangan, termasuk perempuan dan anak-anak, menunjukkan pentingnya menciptakan suasana stadion yang aman.

"Karena apa yang sudah kita jaga selama ini, tentunya harus memiliki kepastian, kenyamanan, bahkan kalau dilihat sekarang penonton itu sudah banyak ibu-ibu dan anak-anak," kata Ferry.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.