Akurat Logo

FIFA ASEAN Cup: Tak Terlena Namanya Dinyanyikan Suporter, John Herdman Ingatkan Target ke Piala Dunia 2030

Zainal Hasan | 2 Oktober 2026, 15:05 WIB
FIFA ASEAN Cup: Tak Terlena Namanya Dinyanyikan Suporter, John Herdman Ingatkan Target ke Piala Dunia 2030
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (kedua kanan), saat menyapa pendukung usai laga melawan Bangladesh dalam pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion GBK, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026). ANTARA/Rivan Awal Lingga.

AKURAT.CO, John Herdman tidak ingin Timnas Indonesia terlalu lama larut dalam euforia setelah memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026. 

Di tengah gemuruh dukungan suporter di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), pelatih asal Kanada itu justru kembali mengingatkan target yang lebih besar.

Timnas Indonesia memastikan tempat di partai puncak FIFA ASEAN Cup setelah mengalahkan Bangladesh dengan skor telak 9-2 pada laga terakhir Grup A di SUGBK, Jakarta, Kamis (1/10/2026) malam WIB. Hasil tersebut sekaligus membawa skuad Garuda finis sebagai juara grup.

Kemenangan besar itu diwarnai pesta gol yang melibatkan sejumlah pemain. Mitchell Baker mencetak lima gol sementara empat gol lainnya disumbangkan Rizky Ridho, Justin Hubner, Luke Vickery, dan Kevin Diks.

Baca Juga: FIFA ASEAN Cup: Tak Larut setelah Cetak 5 Gol, Mitchell Baker Langsung Fokus Lawan Thailand

Mitche Baker tampil paling mencolok dengan mencetak gol pada menit ke-11, 20, 37, 42, dan 90+8. Performa tersebut ikut mengantarkan Timnas Indonesia mengamankan posisi di puncak Grup A FIFA ASEAN Cup.

Usai pertandingan, atmosfer di SUGBK semakin meriah ketika suporter menyanyikan nama John Herdman.

Nyanyian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap pelatih yang membawa Indonesia melewati fase grup dan melangkah ke final.

Juga kontras setelah di laga sebelumnya melawan Malaysia yang berakhir dengan skor 0-0 suporter meneriakkan nama eks Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, karena menganggap Garuda bermain buruk.

Namun, Herdman memilih tidak menjadikan momen tersebut sebagai alasan untuk berpuas diri. Ia menilai perjalanan Timnas Indonesia masih jauh dari tujuan yang ingin dicapai.

"Dan mengenai nyanyian nama saya oleh suporter... misi utamanya adalah Piala Dunia 2030. Ini hanyalah satu langkah kecil," tutur Herdman.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.