FIFA ASEAN Cup: Beberapa Pemain Tak Masuk Timnas Indonesia, Ini Alasan John Herdman

AKURAT.CO, John Herdman menjelaskan alasan di balik keputusannya tidak membawa sejumlah pemain ke skuad Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026.
Pelatih skuad Garuda itu menegaskan pemilihan 23 pemain lebih berkaitan dengan kebutuhan taktik dan karakter yang dibutuhkan dalam sistem permainan untuk FIFA ASEAN Cup.
Beberapa nama yang sebelumnya menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia tidak masuk dalam daftar final untuk turnamen kali ini. John Herdman memastikan keputusan tersebut bukan karena persoalan sikap, komitmen, maupun keinginan pemain untuk membela Merah Putih.
"Bagi para pemain yang tidak terpilih, ini tidak ada hubungannya dengan sikap, komitmen, atau keinginan mereka untuk bermain bagi Indonesia," ujar John Herdman dalam konferensi pers di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Baca Juga: FIFA ASEAN Cup: John Herdman Bidik Trofi Juara, Peluang Timnas Indonesia Menang di Kandang
Menurut Herdman, proses pemilihan pemain selalu dikembalikan kepada kebutuhan tim. Ia harus melihat profil setiap pemain dan menyesuaikannya dengan karakter permainan yang ingin diterapkan dalam sebuah turnamen.
"Ini selalu kembali pada profil pemain. Saya melihat pemain mana di posisi mereka yang bisa memberikan profil untuk memainkan identitas yang akan membawa kami meraih kesuksesan," katanya.
Herdman mencontohkan kebutuhan di sektor sayap kanan. Ia membutuhkan pemain yang memiliki kemampuan bermain melebar, agresif dalam duel satu lawan satu, serta memiliki kecepatan untuk mengeksploitasi ruang di belakang pertahanan lawan.
"Ketika memilih pemain di area kanan yang melebar, beberapa pemain yang tidak terpilih lebih merupakan inside forward yang suka bergerak ke ruang antarlini. Mereka tidak memiliki tingkat eksplosivitas atau kemampuan bermain langsung satu lawan satu yang sama," ujar Herdman.
Pelatih berusia 50 tahun itu kemudian menjelaskan karakter pemain yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Menurutnya, profil pemain seperti Luke Vickery dapat memberikan opsi berbeda dalam sistem yang sedang dibangun.
"Luke memiliki profil yang sangat direct. Dalam cara kami bermain, kami akan menggunakannya dengan tetap menjaga posisinya melebar, kemudian melihat peluang untuk melakukan satu lawan satu dan masuk ke belakang bek," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 7Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 8Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 9Pengacara Yaqut: Skema 50-50 Dibahas Setelah Ada Arahan Jokowi, DPR Tidak Berwenang Atur Kuota Haji
- 10Tanggapan Jokowi soal Ambang Batas Parlemen: Berapa Pun Baik





