Panik di London? Ini Skenario Kemungkinan Juara Liga Primer Inggris antara Arsenal dan Man City

AKURAT.CO, Suporter Manchester City memainkan perang urat syaraf yang tampaknya tepat ketika Arsenal bertandang ke markas mereka untuk pertandingan ke-32 Liga Primer Inggris 2025-2026, Minggu (19/4/2026).
Tepat setelah Erling Haaland mencetak gol kedua dalam kemenangan 2-1 Manchester City atas Arsenal di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, itu, suporter tuan rumah membentangkan baliho bertuliskan “panic on the streets of London.”
Kalimat tersebut dipetik dari lirik lagu salah satu band terkemuka asal Manchester, The Smiths, yang berjudul “Panic”. Suporter City menggunakannya untuk memberikan tekanan kepada Arsenal dalam persaingan gelar Liga Primer.
Tak lain karena kemenangan 2-1 semalam membuat City kini hanya berjarak tiga poin saja dari Arsenal yang berada di puncak klasemen sementara Liga Primer Inggris. Namun, The Citizens masih punya satu laga yang belum dimainkan.
Secara matematis, City masih berpeluang untuk merebut posisi puncak klasemen dari tangan Arsenal dan menjadi juara Liga Primer.
Akan sangat menyakitkan bagi Arsenal karena mereka berada di puncak klasemen hampir sepanjang musim ini namun harus menyerahkan mahkota kepada City di hari-hari terakhir.
Itu sebabnya, “panic on the streets of London” dibentangkan oleh suporter City. Yakni untuk menunjukkan bahwa Arsenal yang bermarkas di London mengalami kepanikan pasca kekalahan tersebut.
Skenario Juara, Arsenal atau Man City?
Sesuai regulasi, Liga Primer mewajibkan tim juara adalah yang meraih poin terbanyak. Jika poin setara, maka selisih gol terbanyak menjadi faktor. Jika masih imbang, yang terakhir adalah siapa paling banyak mencetak gol.
Kenyataan ini jelas merupakan tantangan berat bagi The Gunners. Saat ini mereka masih unggul satu gol dalam hal selisih gol dari City yang mengintai di peringkat kedua.
Tak ada jalan lain bagi Arsenal selain harus memenangi lima laga tersisa untuk mempertahankan posisi. Ini menjadi kewajiban dengan mengasumsikan City menyapu enam laga sisa mereka juga dengan kemenangan.
Jika situasi demikian, maka selisih gol akan sangat menentukan. Perlu diingat, City adalah tim yang bermain menyerang yang cenderung gandrung mencetak banyak gol.
Tak ayal, bagi Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, kemenangan sempurna saja tidak cukup di sisa musim ini. Mereka juga mesti menang dengan banyak gol untuk merengkuh trofi Liga Primer pertama selama 22 tahun sejak kali terakhir pada 2004.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






