Bantah Pep Guardiola, Mikel Arteta Sebut Masih Banyak Laga Sulit Setelah Man City vs Arsenal

AKURAT.CO, Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, tak setuju dengan pernyataan juru taktik Manchester City yang akan dihadapinya akhir pekan ini, Pep Guardiola, bahwa persaingan gelar Liga Primer Inggris akan selesai jika Arsenal menang.
Dalam konferensi pers jelang laga Man City vs Arsenal di London, Inggris, Jumat (17/4/2026), Mikel Arteta menyebut Arsenal masih harus menunggu dan terus bermain maksimal sejalan masih ada sejumlah laga tersisa pasca melawan City.
Bertandang ke markas Man City di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (19/4/2026), Arsenal sejatinya punya enam pertandingan di depan. Enam laga itu, kata Arteta, adalah laga-laga sulit.
“Ada enam pertandingan lagi. Jelas ini (Man City vs Arsenal) sangat penting bagi kedua tim. Setelah laga ini masih ada beberapa pertandingan yang sangat sulit bagi kami semua,” kata Arteta sebagaimana dipetik dari The Guardian.
“Kami harus menunggu, dan terus (bermain), apapun yang terjadi.”
Lawatan ke Manchester akhir pekan ini jelas krusial bagi Arteta untuk menghapus puasa gelar Liga Primer yang sudah bertahan selama 22 tahun sejak kali terakhir The Gunners menjadi juara pada 2004.
Mereka saat ini berada pada posisi terdepan untuk menjadi juara karena menduduki klasemen sementara Liga Primer Inggris 2025-2026. The Gunners mengoleksi 70 poin atau unggul enam angka dari City di ranking kedua.
Jika menang, Arsenal akan unggul sembilan angka meski City masih menyimpan satu duel yang belum dimainkan. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, City berpeluang menyamakan kedudukan ketika jumlah pertandingan kedua tim sudah setara.
Dengan situasi tersebut, Arteta mempertegas kondisi pasukannya untuk tak membiarkan sedikit pun pikiran tentang kemungkinan kalah. Arsenal, kata Arteta, sudah berpengalaman menghadapi City.
“Kami punya peluang menang Sabtu (nanti), melawan tim yang dianggap terbaik dan manajer terbaik yang pernah dilihat di liga ini, dan ini adalah keistimewaan besar,” kata Arteta.
“Kami tidak akan menghabiskan satu detikpun membicarakan (kemungkinan kalah). Kami akan menghadapi lawan yang sangat kuat, kami tahu itu. Tetapi kami sudah banyak bermain melawan mereka dan kami tahu apa yang harus dilakukan.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






